Agm, Prokabar – Anggota DPRD Kabupaten Agam wilayah pemilihan Tanjung Raya dan Matua menjemput aspirasi atau pokok pikiran.
Bersama Pemerintahan Nagari, KAN, BAMUS dan Tokoh Masyarakat Se-Kecamatan Tanjung Raya, berbagai usulan dan permintaan ditanggapi serius dari anggota legislatif tersebut.
Wakil Ketua DPRD Agam, Irfan Amran, sekaligus memimpin rombongan legistalif itu mengatakan, pertemuan ini salah satu upaya dan sangat diharuskan untuk melaksanakanya.
Selain tugas utama legislator, juga sebagai upaya penguat komunikasi dan silahturahmi antara masyarakat dengan wakil rakyat yang berada di legislatif ini.
“Kami sangat berharap pertemuan ini dapat menjemput semua aspirasi yang selama ini masih belum terealisasi. Kita terus berupaya dan maksimalkan usaha, agar aspirasi masyarakat dapat terlaksana. Meski demikian, kita tetap memiliki keterbatasan. Untuk itu, dukungan semua pihak jelas kita butuhkan untuk mensejahterakan masyarakat lebih baik kedepannya,” terangnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam itu mewakili tiga orang rekan lainnya melanjutkan, adapun sejumlah aspirasi tokoh masyarakat dan Walinagari itu berupa penguatan pembelajaran muatan lokal, pemberantasan judi online, rusaknya jalan dan jembatan Sungai Rangeh, Jorong Panji Nagari Bayua, dukungan program pelestarian budaya dan peran ninik mamak, pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah pasar tradisional.
Selain itu, sejumlah tokoh itu menyampaikan aspirasinya terkait penguatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari atau LPMN dengan pembuatan perda, Program Penguatan Organisasi KAN, Menetapkan Pasambahan Adat di sekolah-sekolah, memperhatikan organisasi dan peran Bundo Kanduang bersama TP PKK dan generasi muda.
“Kami bersama rekan-rekan legislatif yang hadir pada hari ini, akan menampung aspirasi dengan skala prioritas. Pertemuan ini sangat berarti dan penting untuk pembangunan berkelanjutannya,” (rud)
















