DPD Nasdem Tanah Datar Buka Penjaringan Balon Bupati Dan Wakil Bupati

Penulis -

Kamis, 3 Oktober 2019 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar mulai membuka penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar periode 2020-2025. Pejaringan balon kepala daerah ini mulai dilakukan 1 oktober hingga 23 oktober mendatang atau selama 23 hari kedepan.

“Kita menindaklanjuti peraturan organisasi (PO) 006/dpp-nasdem/IX/2019 tentang tata cara penjaringan, verifikasi dan penetapan bakal calon kepala daerah. Dengan adanya PO tersebut, maka Nasdem Tanah Datar kini membuka peluang selebar-lebarnya bagi masyarakat luas, dan terkhusus bagi putra dan putri Tanah Datar, baik yang bermukim di ranah maupun rantau untuk menjadi balon Bupati dan Wakil Bupati periode 2020-2025,” ujar Ketua DPD Nasdem Tanah Datar, Nova Hendria.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

DPD Nasdem Tanah Datar akan membuka penjaringan selama satu bulan, yang dimulai dari 1 Oktober hingga 23 Oktober mendatang mulai dari pengambilan dan pengembalian berkas.

Pengambilan dan pengembalian berkas dapat dilakukan di kantor DPDbNasdem Tanah Datar di jalan sutan alam bagagarsyah pagaruyung Jorong Balai Janggo, Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas tanpa dipungut biaya apapun.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Lebih lanjut, ia menambahkan, penyampaian visi dan misi dari balon kepala daerah akan dilakukan pada 24 oktober hingga 31 oktober 2019.

“Rekrutmen ini terbuka untuk umum, dan DPD Nasdem Tanah Datar sangat berharap putra-putri terbaik Kabupaten Tanah Datar bisa meramaikan Pilkada, terutama yang memiliki kapasitas, integritas, kualitas dan rekam jejak yang baik serta dedikasi untuk mengabdi kepada daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain itu, Berkaca dari jumlah kursi Nasdem di parlemen Tanah Datar yang hanya 3 kursi, partai asuhan Surya Paloh ini juga mengaku akan membangun komunikasi dalam rangka membentuk koalisi untuk mengusung calom kepala daerah.

“Tentu kita akan membangun koalisi untuk mengusung balon kepala daerah Tanah Datar nanti, dan hal ini mengingat jumlah kursi yang kita miliki di DPRD Tanah Datar hanya 3 kursi,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai sekretaris majelis KAN X Koto itu.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB