Doni Oskaria : Masa Depan Sumbar Adalah Pertanian dan Pariwisata

Penulis -

Minggu, 29 September 2019 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sumatera Barat di mata pengusaha sukses, Doni Oskaria, seharusnya bisa hebat. Potensi yang dimiliki bisa menggerakkan perekonomian dan mensejahterakan masyarakat. Tapi pertumbuhan ekonomi Sumbar hanya 5,02 persen. Walaupun masih tinggi dari rata rata nasional, namun Sumbar butuh pertumbuhan yang lebih tinggi lagi, agar tidak tertinggal dengan provinsi lain.

Dony menyebut, pertanian dan pariwisata adalah dua sektor keunggulan Sumatera Barat. Sayangnya belum ada sentuhan maksimal di dua sektor masa depan Sumatera Barat ini.

“Saya mencontohkan di bidang pertanian. Di Alahan Panjang, tomat terbuang percuma, karena harga jual yang sangat murah, sehingga petani tidak mau menjual, begitupun dengan bawang. Pertanyaannya, kenapa pemerintah tidak membangun storage untuk masyarakat ?” kata Dony Oskaria dalam diskusi TOP100, Minggu (29/9).

Putera Tanah Datar ini menjadi Keynote Speaker dalam diakusi yang dihadiri oleh para ahli ini.

“Di Pariwisata, tidak jelas konsep pariwisata yang dikembangkan. Mandeh Misalnya, apa yang terjadi, pengunjung datang, selfie dan membuang sampah, tidak ada dampak ekonomi. Pariwisata itu yang dikejar adalah trafik, orang masuk dan keluar,” ujar Dony.

Saat ini Dony Oskaria tengah mengembangkan destinasi pariwisata di Sumatera Barat. Targetnya adalah wisnus dari Tiongkok. Tahun 2020 rencananya akan ada penerbangan reguler dari Negeri Tirai Bambu itu.

CEO sejumlah perusahaan di bawah bendera CT Corp ini berharap pemimpin Sumbar harus serius membangun negeri. Tidak lagi disibukkan persoalan politik saja. “Seperti apa Sumbar ini 10 dan 20 tahun ke depan, jika kita masih tenang tenang saja melihat kondisi ini,”  urainya.

Dony juga menitikberatkan pada pembangunan SDM, khususnya membangun karakter generasi muda. Secara kemampuan anak muda Sumatera Barat tidak kalah saing. Buktinya Unicorn dan start up dibidani oleh anak Muda Sumatera Barat. Dony mencontohkan traveloka, kitabisa.com, ruangguru.com dan lain sebagainya.

“Pemerintah dan pemimpin Sumbar harus berpikir, bagaimana menyalurkan energi anak muda ini ke hal yang positif. Sumbar belum ada ruang publik untuk kreatifitas anak muda, belum ada co work space yang memadai. Jika tidak diantisipasi, maka narkoba dan pergaulan bebas akan menjadi jadi,” ungkap mantan komisaris Garuda Indonesia ini.

Dony oskaria berharap Sumatera Barat harus dipimpin oleh pemimpin yang visioner, dan yang bisa mengayomi anak muda. “Perang kita bukan masa lalu, tapi perang masa depan, ingat dunia ini berubah sangat cepat,” pungkas Dony. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB