Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Peristiwa

Doni Oskaria : Masa Depan Sumbar Adalah Pertanian dan Pariwisata

Padang, Prokabar – Sumatera Barat di mata pengusaha sukses, Doni Oskaria, seharusnya bisa hebat. Potensi yang dimiliki bisa menggerakkan perekonomian dan mensejahterakan masyarakat. Tapi pertumbuhan ekonomi Sumbar hanya 5,02 persen. Walaupun masih tinggi dari rata rata nasional, namun Sumbar butuh pertumbuhan yang lebih tinggi lagi, agar tidak tertinggal dengan provinsi lain.

Dony menyebut, pertanian dan pariwisata adalah dua sektor keunggulan Sumatera Barat. Sayangnya belum ada sentuhan maksimal di dua sektor masa depan Sumatera Barat ini.

“Saya mencontohkan di bidang pertanian. Di Alahan Panjang, tomat terbuang percuma, karena harga jual yang sangat murah, sehingga petani tidak mau menjual, begitupun dengan bawang. Pertanyaannya, kenapa pemerintah tidak membangun storage untuk masyarakat ?” kata Dony Oskaria dalam diskusi TOP100, Minggu (29/9).

Putera Tanah Datar ini menjadi Keynote Speaker dalam diakusi yang dihadiri oleh para ahli ini.

“Di Pariwisata, tidak jelas konsep pariwisata yang dikembangkan. Mandeh Misalnya, apa yang terjadi, pengunjung datang, selfie dan membuang sampah, tidak ada dampak ekonomi. Pariwisata itu yang dikejar adalah trafik, orang masuk dan keluar,” ujar Dony.

Saat ini Dony Oskaria tengah mengembangkan destinasi pariwisata di Sumatera Barat. Targetnya adalah wisnus dari Tiongkok. Tahun 2020 rencananya akan ada penerbangan reguler dari Negeri Tirai Bambu itu.

CEO sejumlah perusahaan di bawah bendera CT Corp ini berharap pemimpin Sumbar harus serius membangun negeri. Tidak lagi disibukkan persoalan politik saja. “Seperti apa Sumbar ini 10 dan 20 tahun ke depan, jika kita masih tenang tenang saja melihat kondisi ini,”  urainya.

Dony juga menitikberatkan pada pembangunan SDM, khususnya membangun karakter generasi muda. Secara kemampuan anak muda Sumatera Barat tidak kalah saing. Buktinya Unicorn dan start up dibidani oleh anak Muda Sumatera Barat. Dony mencontohkan traveloka, kitabisa.com, ruangguru.com dan lain sebagainya.

“Pemerintah dan pemimpin Sumbar harus berpikir, bagaimana menyalurkan energi anak muda ini ke hal yang positif. Sumbar belum ada ruang publik untuk kreatifitas anak muda, belum ada co work space yang memadai. Jika tidak diantisipasi, maka narkoba dan pergaulan bebas akan menjadi jadi,” ungkap mantan komisaris Garuda Indonesia ini.

Dony oskaria berharap Sumatera Barat harus dipimpin oleh pemimpin yang visioner, dan yang bisa mengayomi anak muda. “Perang kita bukan masa lalu, tapi perang masa depan, ingat dunia ini berubah sangat cepat,” pungkas Dony. (laf)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top