Doktor Genis Umar, Anak Piaman nan Pintar

Penulis -

Kamis, 17 September 2020 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Tak mudah jadi doktor, bagandiang-gandiang susahnya dengan jadi jenderal. Kalau tak percaya tanya pada Jenderal Fakhrizal dan Doktor Genius Umar. Sekali tanya saja, sebab tokoh ini sering jalan berdua, seperti seperti burung kelana, acok tabang seiriang. Kini sedang menusuk awang-awang, melewati layang-layang cindai calon gubernur yang lain.

Genius Umar, yang jadi calon wakil gubernur ini belajar di UGM dan IPB. Kemudian jadi doktor. Lalu jadi walikota Pariaman. Demikianlah Genius Umar, anak Pariaman, maco gadang deko ombak, apalagi ombak piaman, bisa sansai orang dibuatnya, namun bagi Genius, ini adalah dendang dalam keseharian.

Dr. H. Genius Umar, S.Sos., M.Si, nah panjangkan. Itu gelar sekolah semua. Ia lahir di Kota Pariaman, 1972, adalah politisi, birokrat dan akademisi Indonesia. Dan: calon wagub. Selama ini Genius lurus-lurus saja, tiba-tiba dipinang jadi calon wakil gubernur oleh calon independen Fakhrizal. Kini malah diusung partai besar, baru saja menghadap ke Jusuf Kalla, minta nasihat.

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Genius Umar ini, usianya belum 50 tahun, kalau “diasuah” bisa jadi hebat, makanya posisinya pas di wagub. Sekali lacuik, jadi gubernur, kecuali Fakhrizal mau dua kali. Yang banyak gadele sekarang sudah tak laku, yang laku yang kerja keras. Genius punya banyak jejaring, kalau tak percaya wawancarai saja dia.

Genius anak Piaman nan pintar ini adalah contoh baik dari sekolah yang baik. Awalnya pada 1994 ia menjadi PNS di kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa Padang Pariaman. Tahun 1998 jadi camat Batang Anai. Pada 2000 ia dapat tugas bekajar ke UGM dan kemudian ke IPB hingga menyandang gelar doktor. Lalu pada 2007 bekerja sebagai Kasubag Panitia Kerja sama Antar Lembaga Parlemen, Setjen Hubungan Luar Negeri DPD-RI, lalu 2003 dosen luar biasa STPDN, mata kuliah Berpikir serba Sistem dan 2003 sampai 2013, Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia, mata kuliah Manajemen Strategi, Metodologi Penelitian, dosen Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Jakarta, dosen Pasca Sarjana Universitas Krisnadwipayana, Bidang Analisis Kebijakan Publik.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kini Geinus jadi walikota Pariaman. Belum lama benar, kena lamar pula jadi cawagub. Bajadi barang tu. Maka berdua mereka kini sedang terbang menusuk awang-awang. Jadi gubernur kita jenderal, wakilnya doktor. Doktor yang walikota. Satu urang darek, ciek lai urang piaman. Cocok. Pas. Maka jangan dianjak-anjak lagi pilihan kita: Fakhrizal-Genius Umar.

Kalau sudah tak dianjak lantas? Kita tumpangkan harapan pada keduanya untuk: sembako murah, sekolah murah, pergi ke pasar murah. Keamanan terjaga, kenyamanan tercipta. Urang maliang indak ado, pancakak apolai. Air ka sawah lancar jaya, lalulintas terjamin.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rakyat sehat, kalau BPKS, itu sudah jelas. Ini di luar BPJS, apa itu? Hidup sehat. Misal beri susu anak sekolah setiap pagi seperti di Jepang, kalau bisa, kalau tak bisa jangan dipaksanakan. Susu itu penting. Anak SD saja, bisalah itu masa tidak, kurangi biaya rapat, kurangi biaya segala biaya tak perlu yangs elama puluhan tahun sudah tak diganggu-ganggu. Bisa, nanti ada saja yang menunjukkan caranya, apalagi Genius Umar itu walikota, tahulah bapak itu dimana lobang mesti ditutupi.

Mari kita pilih ya, nanti kalau duo bapak ini lupa, kita ingatkan segara. Bukankah kantor gubernur dan kantor polisi bertetangga? Dibatasi jalan kecil saja. Tanah itu duludibeli oleh gubernur yang kadapol: Brjigen Polisi Kaharoeddin Dt Rangkayo Basa.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru