Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Dituduh Memerintahkan ES Unggah Foto Mulyadi di Facebook, Indra Catri Buka Suara

Dibaca : 329

Padang, Prokabar – Indra Catri akhirnya menanggapi surat permintaan maaf tersangka pencemaran nama baik Mulyadi. Dalam surat tersebut tersangka ES meminta maaf sekaligus mengaitkan nama Bupati Agam dan Sekda. ES mengaku disuruh untuk membuat postingan di Facebook.

Indra Catri menyebut tidak akan berpolemik dalam persoalan tersebut. Tapi melihat pemberitaan yang berkembang, Bupati Agam ini memilih buka suara.

Indra Catri yang hadir bersama kuasa hukumnya, Ardyan dan Rianda Seprasia menghormati keputusan tersangka ES untuk meminta maaf. Namun yang disesalkan namanya serta Sekda Agam ikut dibawa – bawa.

“Tuduhan yang ditujukan pada kami tersebut tidak berdasarkan fakta hukum karena kasus ini sedang dalam proses penyidikan di Polda Sumbar,” terang Indra Catri.

Bakal Calon Wakil Gubernur Sumbar ini juga menegaskan akan tetap menghormati proses hukum, buktinya saat diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polda Sumbar, dirinya hadir memenuhi undangan.

“Tuduhan itu belum layak dikonsumsi publik, karena masih dalam proses penyidikan, Mari kita sama sama hormati proses hukum dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” jelasnya.

Ardyan menambahkan pihaknya saat ini tengah mengkaji kemungkinan melaporkan ES atas pencemaran nama baik. Karena surat permohonan maaf tersebut jelas jelas menuduh Indra Catri sebagai Bupati Agam.

“Kita akan kumpulkan alat bukti dulu, tidak tertutup kemungkinan untuk melaporkan saudara ES atas pencemaran nama baik,” terang Ardyan.

Terkait dengan pertanyaan wartawan terkait pertarungan di Pilkada, Indra Catri dan kuasa hukum tidak menjawab.

“Kami hanya fokus pada proses hukum,” kata Ardyan.

Indra Catri meminta kepada masyarakat Agam maupun simpatisannya untuk menghormati proses hukum dan tidak melakukan tindakan melawan hukum.

“Atas kasus ini saya menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum saya. Saya mengajak kepada seluruh pihak untuk sabar dan menahan diri. Mari kita hormati proses hukum,” pungkas Indra Catri.(laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top