Daerah

Ditemukan 33 Orang Positif Covid di Tanah Datar, Guru masih Dominan

Dibaca : 207

 

Tanah Datar, Prokabar. Sebanyak 33 warga Tanah Datar dinyatakan positif Covid 19, kamis (21/1). Dari 33 orang tersebut, hampir separuhnya atau 16 orang berprofesi sebagai guru.

Selain guru, juga ditemukan beberapa orang pelajar di berbagai tingkatan sekolah, mahasiswa, ASN serta ibu rumah tangga.
Seluruh yang terkonfirmasi positif tersebut tersebar dibeberapa kecamatan.

” untuk update kamis, terjadi penambahan sebanyak 33 orang konfirmasi positif Covid-19,” tulis Dinkes Tanah Datar, melalui Bagian Humas Setdakab.

Selain terjadi penambahan kasus, pihaknya juga menginformasikn adanya satu orang pasien Covid 19 yang meninggal dunia. Pasien tersebut menghembuskan nafas terakhirnya saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Adnan WD, Payakumbuh.

” meninggal dunia 1 orang, dan merupakan warga kita di kecamatan Tanjung Baru,” tambahnya.

Adapun penyebaran kasus berasal dari Lintau Buo utara 9 orang, Pariangan 1 orang, Tanjung Emas 5 orang, Lima Kaum 10 orang, Lintau Buo 1 orang, Rambatan 1 orang, Sungayang 2 orang, Salimpauang 1 orang, X Koto 2 orang, Tanjung Baru 1 orang,

Masifnya penambahan kasus orang terinfeksi Covid 19 di Tanah Datar diakui Dinas Kesehatan setempat jika tidak terlepas dengan dilakukannya screening terhadap tenaga pendidik. Buktinya ,sejak dilakukan screening, telah ditemukan puluhan orang guru yang terkonfirmasi Covid 19.

” peningkatan kasus ini tidak terlepas dari screening yang kita lakukan it, ” ujar Yesrita, saat ditemui waktu peninjauan Proses Pembelajaran tatap muka, rabu (20/1).

Sementara itu, dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi, akumulasi kasus saat ini telah mrncapai 1051 orang, dimana782 sudah sembuh dengan hasil negatif, dan meninggal dunia sebanyak 33 orang.

Untuk kasus aktif, saat ini dirawat di berbagai rumah sakit rujukan, seperti dari 4 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 1 orang dirawat di RS Rasidin, 3 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 2 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 4 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi, 2 orang isolasi RSUD Padang Panjang dan 209 orang isolasi mandiri. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top