Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Disuruh Pakai Maskar, Anggota DPRD Pasaman ‘Melawan’ Petugas cekpoint di perbatasan Agam–Pasaman

Dibaca : 336

Pasaman, Prokabar – Anggota DPRD Pasaman berulah. Di tengah pemerintah tegas-tegasnya menegakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai pandemi corona, malah perwakilan rakyat benar yang memberikan contoh tidak benar.

“Malu kami punya perwakilan seperti itu,” kata salah seorang warga Lubuk Sikaping, Hendra, usai menyaksikan video viral pertengkaran salah satu anggota DPRD Pasaman dg petugas penjaga perbatasan Agam-Pasaman dan Pasaman Barat.

Video tersebut berdurasi sekitar 1 menit 34 detik diduga cek-cok seorang anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Marthias dengan petugas cekpoint di perbatasan Agam – Pasaman.

Diduga pertengkaran bermula dari teguran petugas pos perbatasan agar anggota dewan yang terhormat itu mau diperiksa dan diminta memakai masker. Pemeriksaan ini sendiri adalah dalam rangka pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II di Sumatera Barat.

Terlihat di dalam tayangan video, Marthias cek-cok dengan petugas perbatasan pos check point PSBB.

Dengan mengendarai Mitsubishi Pajero Sport nomor polisi BA 1240 DA, Marthias enggan dilakukan pengecekan saat petugas menghentikan kendaraannya. Bahkan, wakil rakyat dari Pasaman tersebut, terlihat emosi saat ditegur petugas.

Saat dikonfirmasi awak media, Selasa (12/5), Marhtias mengakui kejadian tersebut. Dirinya mengaku hendak pergi ke Padang dari Kecamatan Tigo Nagari.

Tiba di perbatasan Pasaman – Agam, katanya, dirinya dihentikan oleh petugas pos check point PSBB dan disuruh menggunakan masker.

“Saat itu, saya bersama sopir memang tidak mengenakan masker. Mereka memaksa saya untuk tetap menggunakannya. Masker saya memang ada, di mobil, tapi tidak saya pakai,” terangnya.

Ketika, hendak dikonfirmasi lebih jauh kronologis cek-cok dirinya dengan petugas, dia tidak mengakui kesalahannya, malah menyangkal dan merasa tidak perlu.

“Ngapain hal ini yang dikonfirmasi yang lain sajalah. Lebih baik masalah lain yang dibahas,” tukasnya. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top