Disparpora Agam Tingkatkan Pelaku Usaha Pariwisata, Hadirkan GIPI, PHRI dan Penggiat Sukses

Penulis -

Selasa, 22 Desember 2020 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Syatria membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Pariwisata melalui Zoom Meeting, terhadap sejumlah pengelola homestay dan penggiat destinasi wisata, Senin (21/12). Ia berharap kegiatan itu dapat meningkatkan pariwisata di 2021 nantinya.

Ia menghadirkan Joni Mardianto selaku Ketua GIPI Sumbar sekaligus pengusaha atau agen traveling. Serta Nanda Fadhly selaku anggota PHRI di Bidang Sertifikasi.

“Senyum yang tulus bukan dipaksakan. Karena pariwisata itu berbicara kepuasan. Senyum itu adalah ibadah, dan hal itu sesuai ajaran Islam,” terang Joni.

Jangan ego dalam memberikan pelayanan. Dan siap menerima komplen atau kritikan orang lain. Dan itu lebih baik dari berdebat dan mengemukakan ego kebenaran pribadi. Dengan demikian, evaluasi pembenahan akan memajukan managemen pengelolaan wisata nantinya. “Memenuhi keunggulan atau keandalan, jaminan, empati dan, responsif dalam memberikan pelayanan optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Nanda Fadhly mengatakan perhotelan dan restoran merupakan penyumbang Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) nomor tiga terbanyak di Sumbar. Untuk itu, sektor pariwisata dibidang perhotelan dan restoran ini tidak bisa dianggap remeh.

“Kita sepakat, Agam lengkap pariwisatanya. Memiliki daya tarik lengkap kawasan pariwisatanya, dan juga jasanya,” tuturnya.

Vila dan Pondok Wisata atau Homestay di Maninjau contohnya. Dapat memanfaatkan rumah perantau yang ditinggal kosong. Padahal bisa dimanfaatkan untuk Homestay. Cukup menjaga kebersihan dan pelayanan yang nyaman dan aman saja lagi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kelebihan homestay mampu menyajikan Daily life dari masyarakat lokal pengelola atau pemilik rumah. Dan standar usaha pondok wisata itu dari aspek produksi, ada bangunan rumah tinggal paling sedikit 1 kamar hingga 5 kamar. Kamar tidur memiliki kunci pintu, kaca hias, lemari, lampu penerangan dan tempat sampah.Tempat tidur juga tertata rapi

Dari segi aspek pelayanan harus memperhatikan teknik pemesanan kamar, baik melalui langsung maupun pemesanan secara online. Menghimpun data atau mencatatan identitas tamu, pembayaran tunai atau online. Pembersihan lingkungan setiap hari. Pembersihan kamar tamu, keamanan dan kenyamanan, serta respon cepat keluhan tamu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selain itu juga pemberian informasi tertulis sederhana dan transparan. Seperti harga sewa kamar, tempat pelayanan kesehatan terdekat, fasilitas umum terdekat, daya tarik wisata setempat dan nilai budaya lokal setempat.

Dari segi aspek pengelolaan, harus paham tentang tata usaha. Area khusus perlu administrasi dilengkapi penunjang sederhana. Pengadministrasi pencatatan data Identitas tamu secara ramah dan baik.

Aspek Keamanan dan Keselamatan, yakni tersediannya petunjuk tertulis menghindari terjadinya kebakaran dan darurat lainnya. Memiliki peralatan Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3K) atau kerjasama tenaga medis Puskesmas. ” Untuk aspek daya manusia, harus menerapkan Sapta Pesona. Peningkatan kemampuan pengelola diselenggarakan semua unsur kepariwisataan,” tutup Nanda. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB