Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Daerah

Diskusi WAG TOP100 : Membedah Isi Perut Sumatera Barat

Padang, Prokabar – Grup Whatsapp TOP100 yang beranggotakan para ahli di bidangnya, memang bukan sembarang grup. Minggu (29/9) digelar diskusi, membicarakan Sumatera Barat kini dan masa depan. Temanya “Konsep dan Pikiran 100 Tokoh Minangkabau Untuk Sumbar ke Depan”.

“Diskusi ini harus memberikan rekomendasi positif untuk membangun Sumatera Barat ke depan, TOP100 bisa menjadi kekuatan sebagai mitra pemerintah,” terang admin grup, Jasman Rizal, saat membuka diskusi itu.

Namanya diskusi para ahli. Yang hadir adalah para expert dan memiliki kecintaan yang mendalam untuk Sumbar. Yang diulas adalah isi perut Sumatera Barat. Moderator Abdullah Khusairi, kewalahan mengatur lalu lintas diskusi.

“Pembangunan Sumatera Barat harus memperkuat nagari, karena itu adalah sel negeri ini. Ditambah dukungan para perantau, maka Sumbar bisa maju,”  terang Prof Nusyirwan Effendi yang tampil sebagai pembuka diskusi.

“Membangun Sumbar harus mulai dari mental masyarakat, jiwanya harus dibangun, maka fisik akan mengikuti,”  ulas Miko Kamal, akademisi dan praktisi hukum.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wartawan Senior, Hasril Chaniago, “Yang penting itu adalah pembangunan sosial, pembangunan ekonomi akan mengikuti,” katanya.

Dalam diskusi ini, para warga TOP100 sepakat untuk membangun Sumatera Barat harus dimulai dari nagari, termasuk membangun masyarakatnya.

Dalam diskusi ini juga diumgkapkan konsistensi pemerintah dalam pembangunan. “RPJMD di Sumbar ini sudah bagus, begitupun pencapaian target IPM yang berada diatas rata raya nasional, tapi yang diperkuat adalah konsistensi,” jelas Asrinaldi, akademisi dari Unand.

Di sisi lain, Dekan Fisip Unand, Alfan Miko melihat, Sumbar tidak boleh terjebak dengan masa lalu, masa sekarang tantangannya berbeda. “Kita tidak bisa ber”Minangkabau” seperti masa lalu,” tegas Alfan Miko.

Diskusi ini berlangsung panas, peserta berebut bicara. Menariknya, bicaranya punya konsep sesuai dengan bidang ilmu masing – masing. Hasil diskusi ini rencananya akan dijadikan buku, dan menjadi oleh oleh untuk Sumatera Barat. (laf)

 

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top