Diserang Hama Tikus, Puluhan Hektar Padi Petani Bonjol Terancam Gagal Panen

Penulis -

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Diserang hama tikus, puluhan hektar padi milik para petani di Jorong Tanjung Alai, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol terancam gagal panen.

“Minggu ini merupakan jadwal dipanennya padi para petani. Namun karena diserang hama tikus, kami terancam gagal panen,” kata Abil, (45), salah seorang petani di kawasan Tanjung Alai, Minggu (15/12).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Diakui Abil, selama ada serangan hama tikus dua tahun terakhir, serangan baru-baru ini merupakan yang paling ganas. Buktinya serangan juga menimpa para petani di Kecamatan  Bonjol hampir menyeluruh.

Tidak itu saja, diakui Abil, serangan hama kali ini sangat susah diberantas. Tikus-tikus tersebut seakan tidak mempan ketika dibasmi petani dengan obat hama yang ada.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Hingga prustasinya kami dibuatnya. Kami berharap pemerintah nagari atau kabupaten membantu kami membasmi hama ini,” kata Abil.

Lebih lanjut, Abah, (60), petani lainnya menambahkan, selain serangan hama, padi yang telah masak juga terancam gagal panen dikarenakan tingginya curah hujan. Kawasan sawah yang seharusnya kering saat dipanen tergenang air hujan.

“Ada beberapa petak yang tidak diserang hama. Namun susahnya, ketika hendak dipanen keadaan sawah digenangi air. Proses panenpun terpaksa tertunda,” kata Abah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Diakui abah, jika dibiarkan diserang hama dan tingginya curah hujan hal ini bisa menimbulkan panen yang gagal total. Untuk hal tersebut, Abah meminta agar instansi terkait yang bersangkutan dengan pengendali hama agar dapat membantu para petani. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB