Disentuh Kementrian Tenaga Kerja, Pesantren Harus Mampu Berdaya Saing

Penulis -

Jumat, 7 Desember 2018 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) menyentuh pondok-pondok pesantren di Pasaman. Satu unit gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas pun dibangun kementrian di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum YAPA Kombang Baru Tapus, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Geugur.

“Tujuannya jelas, biar mantap Sumber Daya Manusia (SDM) siswa pesantren,” kata Kepala UPTD BLK Kabupaten Pasaman, Haryadi, Jumat (7/12).

Dijelaskan Haryadi, filosofi pembangunan BLK Komunitas di Ponpes Darul Ulum, sebagai proyek percontohan. Pada 2016 Kementerian Ketenagakerjaan telah mendirikan BLK di 50 pondok pesantren dan di 2018 sebanyak 75 pondok pesantren. Salah satunya di Ponpes Darul Ulum.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Pembangunan BLK ini dikerjakan secara swakelola. Pembangunannya sudah tahap 90 persen. Anggaran untuk BLK komunitas ini Rp1 miliar. Rp400 juta – Rp550 juta untuk fisik. Kemudian sisanya untuk peralatan dan pendidikan calon instruktur,” kata Haryadi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Setiap pesantren diakui Haryadi, bisa mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan dana pembangunan BLK Komunitas dari Kemnaker. Syaratnya harus ada lahan kosong yang cukup luas untuk membangun gedung BLK.

“Tahun 2019 kita mengajukan tujuh Ponpes untuk dibangun BLK Komunitas, dengan anggaran Rp1 miliar per satu unit gedung. Mudah-mudahan terealisasi,” kata Haryadi.

Tujuh Ponpes itu yakni  Ponpes Darul Ulum Simatorkis, Ponpes Darul Ulum Mudik Tampang, Ponpes Bahrul Ulum, Panti, Ponpes Cubadak, Duo Koto, Ponpes di Bonjol, MAM Sontang dan Ponpes Darussalam Tsalis.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selaku Kepala BLK di kabupaten itu, pihaknya berharap kehadiran BLK komunitas mampu membantu pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja handal dan mempercepat peningkatan kompetensi masyarakat. Khususnya, bagi generasi muda Pasaman memiliki skill dalam menyongsong masa depan. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB