Dirut SIG Pastikan Kualitas Konstruksi Huntap Buddha Tzu Chi Berbahan Sepablock

Penulis -

Rabu, 8 April 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) berbahan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) yang digagas Yayasan Buddha Tzu Chi di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (6/4/2026).

Di lahan bekas bumi perkemahan Pramuka itu, Indrieffouny tampak menyusuri deretan bangunan yang mulai berdiri, berdialog dengan perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi dan para pekerja, serta memastikan konstruksi yang menggunakan Sepablock terpasang dengan baik.

Dalam kunjungan tersebut, Indrieffouny didampingi Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, dan Staf Direksi Donny Aswin Idham. Kehadiran jajaran pimpinan itu menunjukkan bahwa proyek tersebut menjadi perhatian serius, baik dari sisi sosial maupun inovasi bahan bangunan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Di sini saya melihat langsung progres pembangunan hunian tetap yang menggunakan Sepablock. Nantinya akan dibangun sebanyak 150 unit hunian,” ujar Indrieffouny di sela kunjungan.

Hunian tetap ini dirancang bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang kehilangan tempat tinggal. Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang, bukan sekadar tempat berteduh sementara.

Indrieffouny menyampaikan optimisme bahwa tahap awal pembangunan akan segera rampung. “Kita berharap 40 unit pertama bisa segera selesai dan dapat ditempati oleh masyarakat terdampak,” katanya.

Sepablock menjadi salah satu faktor utama yang mendukung percepatan proyek ini. Dibandingkan metode konvensional, bata interlock dinilai mampu memangkas waktu pembangunan secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas. Sistem pemasangan yang saling mengunci membuat proses konstruksi lebih cepat, rapi, dan efisien.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, material ini juga mampu menjaga suhu ruangan tetap sejuk, sehingga menjadi nilai tambah untuk hunian di wilayah beriklim tropis seperti Padang.

Melihat tingginya minat terhadap Sepablock, Indrieffouny menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kapasitas produksi. “Kami akan terus meningkatkan volume produksi Sepablock untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus tumbuh,” ujarnya.

Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyampaikan apresiasi atas dukungan SIG dan PT Semen Padang. Ia menilai kolaborasi tersebut berjalan sangat baik, terutama dalam menjaga standar kualitas bangunan.

“Kami sangat berterima kasih kepada manajemen SIG dan PT Semen Padang yang telah mengunjungi sekaligus mendukung pembangunan hunian tetap ini,” ujar Kahar.

Ia menambahkan, setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera direspons oleh tim PT Semen Padang. Hal itu membuat proses pembangunan berjalan lebih lancar dan terkontrol.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dukungan yang diberikan betul-betul nyata. Kekurangan apa pun langsung ditindaklanjuti untuk memastikan kualitas tetap terjaga,” katanya.

Menurut Kahar, keputusan menggunakan Sepablock tidak terlepas dari komunikasi intens antara pimpinan SIG, PT Semen Padang, dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Dari diskusi tersebut, diperoleh solusi konstruksi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memberi kenyamanan bagi penghuni.

“Pemasangannya lebih cepat, sehingga menghemat waktu dan biaya. Selain itu, kondisi di dalam rumah juga terasa lebih sejuk,” jelasnya.

Dengan progres yang terus berjalan, harapan kini bertumpu pada rampungnya 40 unit pertama dalam waktu dekat, sehingga memberi secercah kepastian bagi para penyintas untuk kembali membangun kehidupan dari titik yang baru. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB