Daerah

Diresmikan 8 Februari Lalu, RSUD Bukittinggi Masih Sepi Pasien

Dibaca : 125

Bukittinggi, Prokabar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukittinggi mulai beroperasi pada 8 Februari 2021 lalu. Namun sampai saat ini memang belum banyak masyarakat yang datang untuk berobat.

RSUD Bukittinggin yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp107 Miliar terdiri dari enam lantai dengan 100 tempat tidur, tujuh poli. RSUD ini juga memiliki ruang operasi gawat darurat dan ruang operasi central.

Menyikap kodisi itu, Walikota Bukittinggi Erman Safar kepada wartawan Selasa (2/3) menjelaskan Pemko Kota Bukittinggi melalui kehadiran RSUD siap melayani seluruh masyarakat untuk berobat baik rawat jalan dan rawat inap sesuai fasilitas pelayanan yang ada.

“RSUD Bukittinggi siap melayani masyarakat miskin atau kurang mampu untuk memanfaatkaanya dan juga bagi masyarkat yang ingi berobat atau konsultasi kesehatan,” kata Erman Safar.

Lebih lanjut Erman Safar menjelaskan secara regulasi RSUD Bukitringgi tidak boleh menolak orang berobat dan akan menempatkan beberapa dinas untuk melayani adminitrasi masyarakat yang kurang mapu untuk berobat ke RSUD ini.

“Jadi pola yang kita terapkan selama ini pihak RSUD yang datang ke Dinas Sosial jika ada pasien yang kurang mampu untuk melengkapi adminitrasinya ke depan Dinas sosial akan menugaskan pegawainya di RSUD sehingga memudahkan pengurusan administasi menjadi mudah dan lancar,” ungkap Wako Erman Safar. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top