Diperiksa Atas Kasus Dugaan Korupsi, Wali Nagari Ganggo Hilia Berkali-kali Masuk WC

Penulis -

Selasa, 15 Januari 2019 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kasus dugaan korupai Anggaran Dana Desa (ADD) Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol terus bergulir di tangan penyidik Polres Pasaman.

Usai memeriksa belasan saksi, Selasa (15/1) giliran Wali Nagari Bondan Kusbianto yang diperiksa. Ia mulai diperiksa penyidik sekitar pukul 13.30 WIB. Statusnya masih sebagai saksi.

Selama diperiksa, Bondan tampak  memakai baju dinasnya. Tengah sibuk diperiksa, ia tampak beberapa kali mondar-mandir dari ruangan penyidik ke WC. Sesak buang air kecil, alasannya ke penyidik.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Sejauh ini kita sudah memerikaa belasan saksi. Bondan ini saksi pamungkas, alias saksi yang diduga melakukan penyelewengan anggaran yang terealisasi,” kata Kasatreskrim Polres Pasaman, AKP Lazuardi.

Perihal tersangka, AKP Lazuardi mengaku belum bisa menetapkan siapa yang harus bertanggung jawab atas dugaan korupai ADD tahun anggaran 2017 ini.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Prosesnya masih panjang. Habis Bondan, kita akan mendatangkan saksi ahli, baru proses audit kerugian keuangan negara dari BPKP Sumbar. Habis itu baru tersangka,” tegas Lazuardi.

Di sisi lain, sebelumnya kasus ini mencuat saat Walinagari Bondan dilaporkan sendiri oleh warganya ke Polres Pasaman. Warga merasa gerah atas sepak terjang wali Bondan yang terlalu gamblang dalam mengeloka ADD. Sampai-sampai azaz manfaat jauh dari kata dapat dirasakan masyarakat. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Bondan sendiri sebelumnya juga mengaku perihal kasus dugaan korupsi yang menimpa nagari yang dipimpinnya. Bahkan atas kasus ini, kinerjanya dalam menjaga roda pemerintaahan untuk terus bergerak, mulai terganggu. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB