Dinsos Agam Usulkan Penambahan DTKS Baru 4.343 Rumah Tangga di 2021

Penulis -

Jumat, 5 Februari 2021 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar – Sebanyak 4.343 Rumah Tangga diusulkan Dinas Sosial Kabupaten Agam ke Kementerian Sosial RI sebagai tambahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Rahmi Artati melalui Kepala Bidang Linjamsos (Perlindungan dan Jaminan Sosial), Arfi Yunanda kepada Prokabar.com, Kamis (4/2).

“Berdasarkan hasil perbaikan data akhir 2020 lalu, terdata 37.883 Rumah Tangga (Satu Rumah) dari data sebelumnya 43.424 Rumah Tangga. Sementara, data tambahan dan pengusulan baru sebanyak 4.343 Rumah Tangga. Hal itu sesuai hasil varifikasi dan validasi akhir tahun 2020. Dan finalisasinya sedang menunggu dari Kementerian Sosial RI di 2021 ini,” ungkap Arfi saat diwawancara dalam Raynham kerjannya, Padang Baru, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Kamis (4/2).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk saat ini lanjutnya, Dinas Sosial Kabupaten memiliki Petugas Pendata sebanyak 277 orang, Petugas Operator sebanyak 1 orang pernagari dengan jumlah 82 orang. Dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan atau TKSK 1 orang dengan jumlah 16 orang.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Setiap pendataan dan pengusulan baru sesuai pengusulan nagari dan jorong dan bersinergi dengan Petugas Pendataan dan TKSK. Sementara untuk perubahan harus sesuai hasil Musyawarah Nagari atau MUSRA. Nantinya melahirkan berita acara yang akan memperkuat pengusulan DTKS sesuai pengusulan baru atau perbaikan,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Tidak semua Rumah Tangga yang mendapatkan tiga Program di Dinas Sosial. Seperti PKH (Program Keluarga Harapan), Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PBI-JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional). Karena harus sesuaikan prioritas kebutuhan dan harus memilih diantara ketiga bantuan tersebut,” imbuhnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB