Daerah

Dinkes Tanah Datar Targetkan Vaksinasi Tahap 1 Rampung Pertengahan Februari

Dibaca : 281

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 600 orang lebih tenaga kesehatan di Tanah Datar telah mandapatkam suntik vaksin Covid 19 Sinovac. Kepala Bidang Pecegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tanah Datar mengatakan jika angka tersebut merupakan data terakhir pada 8 Februari 2021.

” angka itu, angka terakhir kita pada hari kemarin ya (8/2). Sudah lebih dari 600 tenaga kesehatan yang di vaksin, kalu utuk hari ini datanya baru kita terima jam 14.00 WIB,” ungkap Roza Mardiah saat dihubungi melalui sambungan telpon, Selasa (9/2).

Roza mengatakan jika pihaknya menargetkan proses vaksinasi tahap 1 terhadap tenaga kesehatan akan rampung pada minggu depan atau pertengahan Februari 2021. Dari total 1475 tenaga kesehatan yang dinyatakan sebagai sasaran penerima, maka masih terdapat sekitar 800 orang Nakes yang akan divaksin.

“Target kita itu minggu depan vaksinasi tahap pertama ini telah selesai, dan selasa depan akan kita mulai vaksinasi tahap dua,” ujar Roza.

Sampai saat ini, dari 600’an tenaga kesehatan yang telah divaksin, pihaknya menyebut jika belum ditemukan adanya nakes yang memiliki gejala yang mungkin terjadi setelah vaksinasi COVID-19 atau disebut juga Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Alhamdulillah, tidak ada nakes kita KIPI usai disuntik vaksin Covid 19,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mulai menjalankan progam vaksinasi secara masal pada Selasa (2/2). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 secara simbolis dilakukan terhadap beberapa orang yang berasal dari Forkopimda, pada Selasa (2/1) di Puskesmas Lima Kaum 1, dan kemudian diikuti oleh tenaga kesehatan yang serentak dimulai 23 Layanan Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas.

Vaksinasi Covid 19 adalah pemberian vaksin kedalam tubuh yang gunanya untuk menghindari penyakit berat terhadap seseorang saat tertular corona virus desease 19 atau Covid 19. Diyakini, vaksin dapat meningkatkan antibodi penerimanya, sehingga dengan vaksin mengurangi resiko penyakit berat bahkan kematian. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top