Dinkes Tanah Datar Targetkan Vaksinasi Tahap 1 Rampung Pertengahan Februari

Penulis -

Selasa, 9 Februari 2021 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 600 orang lebih tenaga kesehatan di Tanah Datar telah mandapatkam suntik vaksin Covid 19 Sinovac. Kepala Bidang Pecegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tanah Datar mengatakan jika angka tersebut merupakan data terakhir pada 8 Februari 2021.

” angka itu, angka terakhir kita pada hari kemarin ya (8/2). Sudah lebih dari 600 tenaga kesehatan yang di vaksin, kalu utuk hari ini datanya baru kita terima jam 14.00 WIB,” ungkap Roza Mardiah saat dihubungi melalui sambungan telpon, Selasa (9/2).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Roza mengatakan jika pihaknya menargetkan proses vaksinasi tahap 1 terhadap tenaga kesehatan akan rampung pada minggu depan atau pertengahan Februari 2021. Dari total 1475 tenaga kesehatan yang dinyatakan sebagai sasaran penerima, maka masih terdapat sekitar 800 orang Nakes yang akan divaksin.

“Target kita itu minggu depan vaksinasi tahap pertama ini telah selesai, dan selasa depan akan kita mulai vaksinasi tahap dua,” ujar Roza.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sampai saat ini, dari 600’an tenaga kesehatan yang telah divaksin, pihaknya menyebut jika belum ditemukan adanya nakes yang memiliki gejala yang mungkin terjadi setelah vaksinasi COVID-19 atau disebut juga Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Alhamdulillah, tidak ada nakes kita KIPI usai disuntik vaksin Covid 19,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mulai menjalankan progam vaksinasi secara masal pada Selasa (2/2). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 secara simbolis dilakukan terhadap beberapa orang yang berasal dari Forkopimda, pada Selasa (2/1) di Puskesmas Lima Kaum 1, dan kemudian diikuti oleh tenaga kesehatan yang serentak dimulai 23 Layanan Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Vaksinasi Covid 19 adalah pemberian vaksin kedalam tubuh yang gunanya untuk menghindari penyakit berat terhadap seseorang saat tertular corona virus desease 19 atau Covid 19. Diyakini, vaksin dapat meningkatkan antibodi penerimanya, sehingga dengan vaksin mengurangi resiko penyakit berat bahkan kematian. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB