Dinkes Tanah Datar Ajak Masyarakat Pilah Informasi Bohong Terkait Vaksin

Penulis -

Rabu, 20 Januari 2021 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Berbagai persiapan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Tanah Datar, khususnya Dinas Kesehatan dalam rangka menyukseskan program vaksinasi Covid 19.

Pelaksanaan vaksinasi sendiri akan dilakukan pada Februari 2021 mendatang dengan sasaran pertama petugas kesehatan dan petugas yang berhuhungan dengan pelayanan publik.

Roza Mardiah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanah Datar mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi, baik ke Puskesmas, UPT, Rumah Sakit, lintas sektoral terkait program vaksinasi tersebut.

“Sebelum dilakukan vaksinasi lebih lanjut, kita harus ada pencanangan. Nanti akan dicanangkan oleh bapak Bupati langsung,” kata Roza Mardiah, saat ditemui di ruangannya, Selasa (18/1).

Baca Juga :  Pemko Padang Renovasi 22 Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026, Anggaran Rp50 Juta per Rumah

Roza mengajak dan berharap, pihak terkait serta masyarakat untuk bisa memilah dan menganalisa informasi bohong yang beredar terkait vaksin Covid 19.

Menurut Roza, setidaknya vaksin tersebut bisa meningkatkan anti bodi seseorang, dan tidak memperberat dan menimalisir resiko jika suatu saat terpapar Covid 19.

“Mari kita sama-sama mencermati, dan vaksin ini bisa mencegah. Vaksin ini meningkatkan antibodi kita, supaya tidak memperberat Covid. Ada yang beranggapan kita tidak akan positif divaksinasi, itu anggapan. Bisa positif Covid, tapi dengan gejala lebih ringan,” ujar Roza.

Baca Juga :  Hadapi Cuaca Ekstrem, Perumda Air Minun Kota Padang Siapkan Skema Pelayanan kepada Pelanggan

Sasaran dari program vaksinasi ini kata Roza, usia dari 18-59 tahun dan tidak pernah terpapar Covid 19. Selain itu, penerima vaksin juga tidak tengah hamil, ibu menyusui dan memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta.

“Ini yang tidak boleh menerima vaksin, pertama tidak pernah terpapar Covid, punya penyakit penyerta, ibu hamil dan menyusui, serta tengah memakan obat seperti imun dan obat khusus. Itu tidak dibolehkan,” ungkap Roza.

Baca Juga :  Kesbangpol Bentuk Dharmasraya Garda Pancasila Untuk Pencapaian Karakter Generasi Bangsa

Lebih lanjut Roza mengatakan, vaksinasi sendiri akan dilakukan di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Tanah Datar.

“Untuk vaksin dilakukan di seluruh puskesmas dan rumah sakit. Ada 23 puskesmas dan 1 rumah sakit daerah. Itu yang sudah ditunjuk atau terdaftar. Simulasi, sebagian puskesmas sudah ada yang melaporkan jika telah melakukan itu,” tutup Roza.

Sebelumnya, 1.631 tenaga kesehatan di Tanah Datar akan menjadi kelompok pertama vaksin Covid 19. Kelompok lainnya seperti pejabat daerah, ASN, TNI-Polri, Guru hingga tokoh masyarakat. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Annisa Apresiasi Kegiatan Ziarah Amanah Silek Pangian Rantau Batanghari Sungai Dareh
Kesbangpol Bentuk Dharmasraya Garda Pancasila Untuk Pencapaian Karakter Generasi Bangsa
PT Semen Padang Garap Industri Pulp dan Kertas hingga Peningkatan Kapasitas Sepablock
Pemenuhan Aspek Keberlanjutan, PT Semen Padang Gelar Bimtek Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi GRK
Pemko Padang Renovasi 22 Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026, Anggaran Rp50 Juta per Rumah
Informasi Pembangunan Daerah Berbasis Data Kominfo Pasaman Hadirkan ADAMINDA
Keberadaan Meja dan Jaringan Komputer SMKN 1 Lubuk Sikaping Masih Jadi Misteri Kadisdik Pasaman Bungkam
KAI Divre II Sumbar Buka Peluang Investasi Melalui Space by KAI, Akses Mudah Berbagai Aset Strategis Secara Digital

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:54 WIB

Bupati Annisa Apresiasi Kegiatan Ziarah Amanah Silek Pangian Rantau Batanghari Sungai Dareh

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:49 WIB

Kesbangpol Bentuk Dharmasraya Garda Pancasila Untuk Pencapaian Karakter Generasi Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIB

PT Semen Padang Garap Industri Pulp dan Kertas hingga Peningkatan Kapasitas Sepablock

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:50 WIB

Pemenuhan Aspek Keberlanjutan, PT Semen Padang Gelar Bimtek Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi GRK

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Pemko Padang Renovasi 22 Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026, Anggaran Rp50 Juta per Rumah

Berita Terbaru

Bola

Pembukaan DCL 2026 Digelar Secara Serentak Pada 8 Zona

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:44 WIB