Dinkes Pessel Akui Kerjasama Puskesmas dan RS Pratama Tapan masih Kapitasi

Penulis -

Senin, 12 Agustus 2019 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Satria Wibawa, mengakui kerjasama Puskesmas dan RSU Pratama Tapan dengan BPJS Kesehatan masih bersifat kapitasi.

Ia menyampaikan, kerjasama kapitasi karena Puskesmas dan RS Pratama Tapan berstatus Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Kerjasama itu bisa dalam bentuk kapitasi dan non-kapitasi,” ujarnya.

Kerjasama kapitasi adalah bentuk kerjasama BPJS Kesehatan dengan FKTP seperti Puskesmas. Rumah Sakit Pratama dan klinik perorangan, minimal 5.000 orang peserta.

Dalam kerjasama ini, BPJS membayar di muka dana kapitasi pada bendahara FKTP, sesuai jumlah peserta yang terdaftar. Pembayaran paling lambat tanggal 15 setiap bulannya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Saat ini, lanjutnya, masih ada satu Puksesmas di Pessel yang belum berkerjasama kapitasi dengan BPJS, dari total Puskesmas 20 dan satu RS Pratama.

Ketika ditanyai soal besaran dana kapitasi yang diterima FKTP di Pesisir Selatan tiap bulan, ia enggan menjawab. “Saya sedang ditunggu. Ada penilaian kabupaten sehat,” ujarnya sambil berlalu.

Secara terpisah, Direktur RS Pratama Tapan, Asrul menyampaikan alokasi dana kapitasi yang dikelola RS Tipe D itu sebesar Rp600 juta setiap tahunnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pembiayaan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Ya, besarannya segitu. Itu untuk 1.200 pasien,” jelasnya.

Sedangkan alokasi dari BPJS, ulasnya dana yang diterima setiap bulannya hanya Rp25 juta, untuk 50 orang pasien yang dilayani setiap harinya.

BPJS, menurutnya tidak menyetorkan terlebih dahulu dana tersebut setiap bulannya. Akan tetapi, penyetoran setelah adanya laporan kerja dan tagihan setiap bulannya.

Semenatara, Humas BPJS Kesehatan Padang, Bobi A. Andrean menyebut, besaran alokasi kapitasi berkisar Rp3 ribu-Rp6 ribu per pasien, tergantung jumlah dokter.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sedangkan sesuai aturan, untuk RS Pratama Rp8 ribu-Rp10 ribu per orang. “Pembayaran dibayarkan terlebih pada FKTP setiap bulan,” terangnya.

Untuk Pessel, ungkapnya dana kapitasi yang dibayar BPJS Kesehatan kurang lebih Rp1.5 miliar setiap bulannya.

“Ya, itu periode Juli untuk 20 Puskesmas dan RS Pratama. Tidak flat. Tapi lebih kurangnya tidak banyak. Bisa kisaran Rp1,48 miliar atau Rp1,52 miliar,” ungkapnya.

Besaran itu, sesuai dengan jumlah penerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat di Pesisir Selatan yang mencapai 283.731 jiwa, tutupnya. (Min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB