Daerah

Dimusrenbang, Bupati Eka Putra Minta Perangkat Daerah hingga Nagari Terapkan Efisensi Anggaran

Dibaca : 313

 

Tanah Datar, Prokabar- Musyawarah Rencana Pembangunan Nagari (Musrenbang) Kecamatan Salimpaung Tahun 2021 dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, Senin (08/03). Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan musrenbang ini yang pertama pasca dirinya dilantik bersama Richi Aprian sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar.

Bupati berharap seluruh unsur masyarakat untuk mendukung dan bekerja sama mewujudkan visi dan misi yang telah disusun sehingga terwujudnya kabupaten Tanah Datar yang madani, maju dan sejahtera berlandaskan ABS-SBK.

“Perlu kita ketahui bersama saat ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Datar minus, termasuk sumbar dan nasional, akibat pandemi covid-19 yang menghantam hampir seluruh sektor, hanya sektor pertanian yang masih bertahan, sektor pariwisata, perdagangan terdampak, kita berharap sektor pertanian terus bergerak cepat,” ujarnya.

Bupati minta kepada seluruh komponen agar sektor pertanian ini menjadikan bersama agar sektor pertanian dapat terus berlari kencang, “kalau ada kendala pupuk dan lainya langsung lapor kepada OPD terkait atau langsung lapor kepada saya,” tegasnya.

Bupati juga berharap pertanian bisa menjadi industri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti upaya mengolah potensi pertanian tidak lagi menjual bahan mentah namun diolah seperti saos tomat. Begitu juga harapan disetiap nagari ada sebuah ivent atau kegiatan sanggar seni, sasaran silek maupun sarana olah raga sehingga menjadikan generasi muda yang kreatif.

Dikatakan Bupati, saat ini defisit APBD cukup besar, DAU dipotong, rekofusing anggaran, ini harus disiasati agar pemerintah daerah dapat bergerak membangun daerah.

Bupati berpesan kepada seluruh OPD hingga ketingkat Pemerintah Nagari untuk efisiensi anggaran, pastikan penggunaan anggaran untuk kegiatan yang sangat bermanfaat, tingkatkan kerjasama OPD juga dengan berbagai pihak seperti perguruan tinggi.

Sebelumnya Ketua Tim 4 Musrenbang Kecamatan Alfian Jamrah mengatakan laju pertumbuhan ekonomi menurun dari 5 point menjadi 1,3 point, yang juga berimbas pada tinggkat pengangguran 314 menjadi 479 dan ini tidak hanya terjadi di Tanah Datar namun juga Sumatera Barat dan Nasional.

Hal itu menurutnya bagaimana upaya bersama mencari solusi menaikkan lagi laju pertumbuhan ekonomi. “PDRB per kapita kita juga menurun jadi pendapatan masyarakat kita menurun Rp37 juta pertahun menjadi Rp35 juta pertahun.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top