Dimulai dari Pasar Domestik, KKP Dorong Biak Numfor Jadi Daerah Pengekspor Ikan

Penulis -

Kamis, 18 Maret 2021 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Biak Numfor, Papua, kian menunjukkan hasil positif.

Ketua DPRD Kabupaten Biak Numfor, Milka Rumaropen menilai pengiriman perdana 17 ton ikan pelagis kecil ke pasar domestik menjadi tonggak kebangkitan industri perikanan daerah yang terletak di kawasan Teluk Cenderawasih tersebut.

Terlebih pengiriman tersebut dilakukan oleh unit usaha berbentuk koperasi yang terdapat di area SKPT.

“Kita apresiasi kehadiran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui program SKPT sehingga pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Biak Numfor dapat tumbuh dan berkembang,” kata Milka saat pengiriman ikan perdana, Sabtu lalu.

Adapun komoditas yang berhasil menjangkau pasar domestik ialah ikan baby tuna, cakalang, layang, deho dan ikan jenis lainnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Manajer Koperasi Syaloom, Godlief menyebut pengiriman dilakukan melalui KM Tanto Surya Voy 252 atau tol laut yang telah diresmikan Kementerian Perhubungan pada 2020 lalu.

“Pengiriman ikan dengan reefeer container berjumlah 17 ton atau 1 kontainer,” terang Godlief.

Sementara Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Artati Widiarti mengaku bangga dengan adanya kegiatan ini.

Menurutnya, program SKPT Biak Numfor bisa terlaksana dengan baik berkat sinergitas seluruh stakeholder. KKP, kata Artati, juga membangun Integrated Cold Storage (ICS) dan telah diserahterimakan ke Pemda Biak Numfor.

“ICS berkapasitas 200 ton memiliki cold storage 2 unit, masing-masing berkapasitas 100 ton dan ABF sebanyak 2 unit masing-masing berkapasitas 5 ton,” terang Artati di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

ICS tersebut kemudian dikelola oleh koperasi lokal, yaitu Koperasi Syaloom dan menyerap 16 tenaga kerja yang mayoritas orang asli Papua.

Sebelum pengiriman ikan perdana dilakukan, produk ikan beku yang dihasilkan ICS bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hotel, restoran dan rumah makan di kota Biak.

“Kita berharap pengiriman ikan ke Surabaya (pulau Jawa) menjadi langkah awal, dan kedepannya ICS dapat melakukan ekspor,” harap Artati.

Menambahkan, Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP, Catur Sarwanto menyebutkan bahwa KKP mendorong Kabupaten Biak Numfor menjadi sentra pangan dengan ikan sebagai komoditas utamanya.

Melalui pembangunan SKPT, Ditjen PDSPKP melakukan sejumlah agenda untuk mewujudkan misi tersebut.

“Hasilnya, produksi perikanan tangkap dari 2016-2019 mengalami peningkatan sebesar 35%. Pada Tahun 2016 produksi hasil tangkapan nelayan hanya sebesar 56.960 ton dan menjadi 76.847 ton di tahun 2019,” jelas Catur.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sebagai informasi pengiriman perdana 17 ton ikan beku yang dihasilkan ICS SKPT Biak Numfor dilakukan di kawasan PPI Fandoi.

Pengiriman ini kerja sama antara Koperasi Syaloom dengan CV Galilea Berkat Makmur.

Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP, Wilker Karantina Ikan Biak, Stasiun PSDKP Biak, Bea dan cukai Biak, Kepala KSOP Biak, Pangkosek Hanuknas IV, Ketua Komisi 2 DPRP Provinsi Papua dan Pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor.

Upaya pemajuan SKPT selaras dengan prioritas Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengembangkan sentra-sentra industri perikanan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk kesejahteraan nelayan. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB