Tanah Datar, Prokabar – Meski pemerintah daerah kabupaten Tanah Datar telah menghimbau dan melarang warganya untuk tidak merayakan malam pergantian tahun, namun hal tersebut seperti tak dihiraukan dan dianggap angin lalu oleh sebagian masyarakat. Seperti di Jalan Sudirman Kecamatan Lima Kaum saja misalnya, intensitas motor mulai terlihat padat, dan pengendara didominasi oleh generasi milenial.
Pada umumnya, mereka berkendara secara konvoi, dan terlihat hendak menuju suatu tempat.
Di sisi lain, pendakian Gunung Marapi yang sempat dilarang, sepertinya hanya sebatas larangan diatas kertas saja. Bagaimana tidak, dari hari kemarin hingga jelang pergantian tahun, masih banyak para pendaki yang melakukan pendakian ke Gunung Marapi tersebut.
“Informasi yang kita dapatkan kemarin, pendakian hanya diperbolehlan hingga batu cadas, dan pendaki dilarang mendekati kawah dengan radius 3 kilometer,” ujar Syawal.
Meski demikian, informasi yang diperoleh prokabar.com di lapangan, beberapa masjid di beberapa Nagari juga terlihat ramai oleh generasi muda dan lansia. Pada umumnya, pada malam pergantian tahun masehi ini, kegiatan masjid diisi dengan tausiah dan muhasabah.(eym)
















