Dilanda Angin Kencang, Begini Kondisi di Pasaman

Penulis -

Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Angin kencang melanda Pasaman. Paling parah terjadi di Kecamatan Lubuk Sikaping dan sekitarnya. Berhamburan semua baliho yang ada di tepi jalan. Tidak sedikit pula atap seng yang diporak-porandakan angin. Seperti yang dialami Gedung Hall Badminton Andika, Sawah Panjang.

“Angin sangat kencang, jadi lepas beberapa seng hall. Jangankan seng, tonggak baliho berkaki coran saja, tumbang dibuatnya. Lihat itu, di persimpangan Sawah Panjang,” kata penjaga hall, Dika, Sabtu (22/2).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Menanggapi hal ini, Kepala BPBD Pasaman, Ricky Riswandi menghimbau warga untuk lebih waspada. Terutama yang beraktifitas di ladang perbukitan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah. Lebih baik waspada dari pada nanti jatuh korban,” jelas Ricky.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, angin kencang disebabkan adanya pola arus udara subsidensi atau arus udara turun. Sehingga adanya perbedaan tekanan udara antara daerah di sekitar perbukitan dengan dataran rendah menciptakan sirkulasi lokal, semakin tinggi perbedaan tekanan antara dua daerah tersebut menciptakan angin bergerak semakin cepat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Pantauan kami, angin kencang sejak Jumat kemarin. Analisa kami kecepatan angin bisa mencapai 30 KM/jam dalam jangka waktu yang lama,” kata Kasi Observasi dan Informasi BMKG Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Yudha Nugraha.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk labih waspada. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB