Diklaim Sebagai Pertama di Dunia, Wagub Sumbar Resmikan Kampung Iklim Ecobrick Binaan Semen Padang Tanah Datar

Penulis -

Kamis, 15 Desember 2022 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Kampung Iklim dan Ecobrick di Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Tanah Datar, Sumbar, yang merupakan kampung binaan PT Semen Padang melalui Program Kampung Iklim (Proklim), diresmikan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi, Rabu (14/12).

Dilengkapi dengan Taman Literasi Ecobrik dengan koleksi sekitar 300 buku bacaan seperti buku filsafat dan buku sejarah Islam, serta tempat sampah plastik, peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wagub Audy Joinaldi yang turut didampingi Bupati Tanah Datar, Eka Putra.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi mengapresiasi PT Semen Padang yang telah melakukan pembinaan terhadap Kampung Iklim dan Ecobrick di Nagari Andaleh ini, termasuk Universitas Negeri Padang (UNP) yang turut mendukung berbagai program yang ada di kampung ini.

Apalagi, kata Audy, Kampung Iklim dan Ecobrick ini juga ada kaitannya dalam rangka menghadapi perubahan iklim yang sangat krusial. Karena, salah satu penyebab perubahan iklim itu adalah sampah yang menghasilkan banyak gas. Salah satunya gas metan yang menyebabkan atmosfir ozon menipis.

“Artinya, harus ada pengolahan sampah menjadi suatu bermanfaat untuk ekonomi masyarakat, pengolahan sampah menjadi satu pergerakan masyarakat, UMKM, dan apapun itu, termasuk apa yang dilakukan di Kampung Iklim dan Ecobrick Nagari Andaleh ini,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kegiatan di Kampung Iklim dan Ecobrick ini, lanjutnya, merupakan hal yang luar bisa. Bahkan, bisa dibilang taman literasi ecobrick di kampung ini merupakan yang pertama di dunia. “Makanya, saya apresiasi setinggi-tingginya Semen Padang dan UNP yang telah mendukung penuh Kampung Iklim dan Ecobrick ini,” ujarnya.

Orang nomor dua di Pemprov Sumbar itu menyampaikan Kampung Iklim dan Ecobrick ini jangan hanya ada di Tanah Datar.

“Saya rasa, Kampung Iklim dan Ecobrick ini ke depan bisa jadi tempat KKN tematik bagi mahasiswa. Karena ini sangat unik dan menarik. Sejauh ini, belum ada literatur tentang taman literasi ecobrick. Jadi, mahasiswa KKN nantinya diharapkan bisa menjadi literatur awal untuk menggali secara ilmiah dan disebarkan, supaya banyak orang belajar ke Kampung Iklim dan Ecobrick ini,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Tanah Datar, Eka Putra. Dia mengaku sepakat dengan Wakil Gubernur soal Kampung Iklim dan Ecobrick yang dilengkapi dengan taman literasi dan menjadi pertama di dunia.

“Saya sepakat dengan Pak Wagub, soal sistim di taman literasi ecobrick ini yang tentunya bisa kami klaim sebagai pertama di dunia. Untuk itu, saya juga mengarpresiasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Semen Padang dan UNP yang telah menyukseskan Kampung Iklim dan Ecobrick di Andaleh ini,” katanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sistim di taman lirterasi ecobrick ini bisa diklaim sebagai pertama di dunia, katanya melanjutkan, karena kalau meminjam buku di taman literasi ini harus bawa sampah plastik yang dimasukkan ke dalam botol plastik, dan untuk menjadi anggota literasi di taman ini juga harus pakai sampah plastik.

“Jadi ini unik, syarat membaca buku di taman literasi ecobrick ini harus membawa sampah plastik dulu. Artinya, saya melihat bagaiman masyarakat di Andaleh ini peduli dengan sampah plastik sambil baca buku. Ini harus kita tularkan di nagari lainnya di Tanah Datar ini,” ujarnya.

Bupati Eka Putra pun berharap ke depannya, di daerah sekitar Andaleh ini dapat dibangun Home Stay, supaya orang yang datang berkunjung ke nagari ini untuk belajar penanganan sampah di Kampung Iklim dan Ecobrick ini bisa nyaman. Apalagi, pemandangan di Nagari Andaleh ini juga luar biasa indahnya.

“Selain membangun homestay, saya juga akan mendorong pengembangan kuliner di Nagari Andaleh ini, termasuk pelaku UMKM yang mendaur ulang berbagai sampah menjadi bernilai ekonomis,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Siti Aisyah mengatakan bahwa Nagari Andaleh ini sudah mendapatkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2022. Kampung Iklim dan Ecobrick ini adalah kampung yang melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Ke depannya, ia berharap Nagari Andaleh ini dapat meningkatkan statusnya menjadi Kampung Iklim Lestari. Namun tentunya, Nagari Andaleh ini harus diwajibkan mengembangkan 10 kampung yang lain. “Semoga ini dapat terwujud,” ujarnya..

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis melalui Kepala Unit CSR, Rinold Thamrin menyebut bahwa Semen Padang melakukan pembinaan terhadap Kampung Iklim di Nagari Andaleh ini, karena Semen Padang dalam mengimplementasikan program CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mengimplementasikan konsepTriple Bottom Line yang diselaraskan dengan Core Subject ISO 26000 SR.

“Jadi, kami tidak hanya mengedepankan profit, tapi juga memperhatikan masyarakat dan lingkungan. Nah, salah satunya melakukan pembinaan terhadap Kampung Iklim yang dilengakpi dengan taman baca ecobrick di Nagari Andaleh. Mudah-mudahan, ini dapat menjadi contoh bagi nagari yang lain. Terutama, dalam pengolahan sampah plastik dan sampah lainnya yang menjadi permasalahan di Sumbar,” katanya. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB