Daerah

Dies Natalis, Unand Gelar Tabligh Akbar

Padang, Prokabar — Rangkaian Dies Natalis Universitas Andalas yang ke 53 diawali dengan Tabligh Akbar menghadirkan Ustad Das’ad Latief dari Makassar.

Kegiatan yang bertajuk dengan Unand Bersyukur ini dihadiri oleh segenap civitas akademika Universitas Andalas yang berlangsung di Masjid Nurul Ilmi pada Rabu (4/9).

“Dies ini mengusung tema pengembangan Sumber Daya Manusia berbasis Inovasi untuk kedjajaan bangsa dengan berbagai rangkaian kegiatan hingga bulan Oktober,” ujar ketua Dies Natalis Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. James Hellyward, MS.

Disebutkannya adapun kegiatan-kegiatan yang akan digelar dalam Dies ini yakni Unand Bersyukur, lomba senam se Unand, Tarik Tambang, Final Bintang radio kerjasama Unand-RRI, Pidato Rektor dan Orasi Ilmiah oleh Kepala BNPB Doni Munardo, Jalan Sehat, Tenis Eksekutif, Hiburan Musik dan KIM, Tenis Meja, Futsal.

“Disamping itu juga ada pengabdian masyarakat yaitu operasi bibir sumbing yang akan diadakan di Rumah Sakit Universitas Andalas, kemudian terakhir kejuaran badminton eksekutif antar instansi,” ungkapnya.

Hari ini disampaikannya kita mengelar Tabligh Akbar dengan mendatangkan ustad nasional dari Makassar yang juga merupakan dosen dari Universitas Hasanuddin.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA kegiatan Unand bersyukur ini kegiatan yang digelar setiap tahunnya yang juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis.

Dikatakannya tahun kemarin Universitas Andalas mendatangkan ustad Riza Muhammad menjadi penceramahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya bersyukur itu untuk kebaikan dirinya sendiri.

Senada dengan itu, Ustad Das’ad Latief mengucapkan selamat memperingati Dies Natalis (hari lahir) Universitas Andalas yang ke 63 kepada seluruh civitas akademika.

Dikatakannya ada beberapa cara untuk bagaimana bersyukur tersebut salah satunya dengan mengucapkan hamdalah dengan sebaik-baik dan seiklas-iklasnya.

“Kemudian dengan melakukan sujud syukur, bisa dilakukan dimana saja tetapi lebih baik dan lebih afdal didalam masjid,” tambahnya.

Selanjutnya dikatakannya dengan terus meningkatkan kualitas diri, mengejar ketertinggalan, perbaiki sumber daya dengan terus mengembangkan diri baik dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. (rel/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top