Olah Raga

Diduga Kurang Promosi, Gezah TdS Mulai Terkikis

Tanah Datar, Prokabar – Etape 3 Tour de Singkarak yang Ke-10 dengan titik start dermaga Singkarak Kabupaten Solok menuju Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar sepi atau kurang mendapat simpati dari masyarakat.

Seperti di pusat ibukota Kabupaten saja, Pasar Batusangkar, terpantau masyarakat yang memberikan dukungan saat 95 pembalap dari berbagai negara tersebut melintas tidak terlalu ramai. Dan hal ini tidak juga tak terkecuali terlihat di titik finish, Istano Basa Pagaruyung.

Dibandingkan tahun lalu, semarak dan kemeriahan serta sambutan masyarakat jauh berkurang. Padahal, event tahunan provinsi Sumatera Barat ini telah memasuki usia yang ke-10.

Salah seorang pengunjung Istano Basa Pagaruyung sekaligus penonton Tour de Singkarak mengatakan jika gezah TdS 2018 tidak semeriah tahun lalu. Ia-pun menduga, hal ini terjadi karena minimnya sosialisasi atau pemberitahuan yang dilakukan oleh pihak terkait.

“Sepi, tidak seperti tahun lalu. Dulu penonton di Pagaruyung saja sesak, sampai-sampai kita untuk berjalan susah. Sekarang bisa kita liat sendiri,” ucap Penitia Agustin.

Ia berharap, pada tahun depan, pemerintah lebih gencar mempromosikan Tour de Singkarak, agar masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam event International ini.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Tanah Datar mengatakan, jika dampak TdS bagi Tanah Datar telah dirasakan, seperti meningkatnya kunjungan wisatawan pada tahun 2017 lalu.

Dihadapan pihak perwakilan kementrian patiwisata, Bupati juga mengatakan kesiapannya untuk menjadi lokasi grand start pada TdS tahun depan.

“Begitu besarnya dampak TdS bagi kunjungan wisatawan ke Tanah Datar, dan kami siap menjadi lokasi Grand Start pada TdS depan,” ucap Irdinansyah.(eym)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top