Diduga Berbuat Mesum, Pasangan Kekasih Ini Nyaris Diamuk Warga

Penulis -

Sabtu, 11 April 2020 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Masyarakat kembali mengamankan pasangan kekasih yang diduga berbuat asusila di Kosan yang berada di kawasan Padang Timur, Sabtu (12/4).

Sebelum dibawa ke Mako Satpol PP Padang, pasangan yang terlebih dahulu diamankan warga setempat dikabarkan sempat diberi ‘pelajaran’ oleh pemuda setempat. Akibatnya kepala lelaki tersebut ada luka lebam, beruntung personil Satpol PP segera datang, sehingga pasangan tersebut diamankan dari amukan masa

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Ditemukan luka lebam dikepalanya, diduga akibat pemukulan oleh warga yang gerah melihat kelakuan anak ini, untung personil kita langsung mengamankan,” terang Kasat Satpol PP Padang, Alfiadi.

Dari pendataan oleh petugas Satpol PP keduanya ternyata berstatus mahasiswa dengan inisial SW (26) dan berasal dari Kepulauan Nias. Sedangkan Pasangan perempuanya ND (25) juga masih berstatus sebagai mahasiswi dikampus yang sama.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Mereka adalah mahsiswa di salah satu universitas swasta” sambung Alfiadi.

Terkait seringnya akhir-akhir ini Pasukan Penegak Perda Pemko Padang ini mengamankan pasangan mesum. Satpol PP menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padang yang memiliki usaha kontrakan atau kosan agar mengawasi anak-anak yang kos di tempatnya.

“Jangan sampai dalam kondisi sekarang banyak dimanfaatkan oleh mereka yang tidak pulang kampuang untuk berbuat asusila. Tentu hal ini sesuatu yang tidak pantas maka sangat diharapkan kontrol dan pengawasa dari bapak ibuk sebagai pemilik tempat. Untuk para orang tua yang memilik anaknya kuliah di Kota Padang agar sering lakukan komunikasi dengan anaknya, karena kondisi sekarang tidak ada pertemuan di Kampus, mereka belajar hanya melalui online (dering)”ungkap Alfiadi. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB