Diduga Beda Arah Politik, Walinagari Padang Gelugur Pasaman Tak Kunjung Dilantik

Penulis -

Senin, 28 Januari 2019 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Masyarakat di Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur terpaksa gigit jari. Saat nagari lain sudah mulai membangun nagari melalui pemerintahan nagari, masyarakat Padanf Gelugur hanya bisa pasrah.

Mereka digantung tak bertali. Sebab, walinagari yang menanf dalam pemilihan walinagari beberapa waktu lalu, tak kunjung dilantik oleh Pemkab Pasaman.

“Kami mencium aroma politik yang sangat kuat. Wali terpilih, Saharuddin dikait-kaitkan dengan orang dekat mantan bupati sebelumya. Terlepas dari itu, masyarakat secara demokrasi memilih Saharuddin sebagai pemimpin. Sudahlah Pemerintah Pasaman, sudah hampir habis pula masa jabatan, masih juga menganiaya masyarakat badarai,” kata Rahmad, salah satu tokoh pemuda Padang Gelugur.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kisruh tertundanya pelantikan wali terpilih, Saharuddin ini ternyata sudah berlarut-larut. Sampai-sampai, dihearingkan di DPRD Pasaman.

“Hasilnya, tidak ada alasan Pemkab Pasaman untuk tidak melantik Saharuddin. Hearing akhir tahun lalu Pemkab berjanji bakal menyelesaikan masalah ini dengan rentang waktu tiga minggu, namun tak kunjung. Makanya kami melayangkan surat resmi untuk meminta penjelasan pada Pemkab Pasaman tertanggal 25 Januari kemarin,” kata Ketua DPRD Pasaman, Yasri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Di sisi lain, Ketua Komisi A DPRD, M. Mardinal mengaku, diduga Pemkab Pasaman sengaja mengundur-ngundur pelantikan Saharuddin lantaran beda arah politik waktu Pemilukada beberapa waktu lalu.

“Kuat dugaan itu. Kalau tidak, apa alasan Pemkab Pasaman belum melantik Saharuddin, ditanya persyaratan Saharuddin saat mencalon, kata Pemkab lengkap. Ditanya ada masalag, tidak ada jawab Pemkab. Lalu apa lagi, kasihan masyarakat. Gara-gara mengedepankan ego, masyarakat jadi teraniaya. Nanti demo masyarakat, baru tau rasa,” kata M. Mardinal.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pantauan Prokabar.com, waktu hearing beberapa waktu lalu, Bupati Yusuf lubis melalui jajarannya berjanji bakal sesegera mungkin melantik saharuddin. Namun, sampai sekrang tak terealisasi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB