Diduga Bawa Kayu Illegal Loging, Truck Colt Diesel Rebah Kuda di Sipisang

Penulis -

Jumat, 8 Maret 2019 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Satu unit truck membawa kayu olahan jenis surian dan meranti alami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Bukittinggi-Padang Sidempuan, tepatnya di Nagari Sipisang, Kecamatan Paupuah, Agam.

Tidak ada jorban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya saja, truck jenis colt diesel berwarna kuning itu, diduga membawa kayu illegal loging dari Bukit Tonang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman.

“Info pak, ada kecelakaan tunggal. Truck diduga membawa kayu illegal dari Puncak Tonang. Tujuannya hendak ke Padang Panjang,” kata seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya pada Prokabar.com, melalui telpon.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Saat ditelusuri, ternyata usai kecelakaa truck yang melaju dari Pasaman hendak membawa kayu ke Padang Panjang, sudah dicopot plat nomornya oleh orang tidak dikenal.

“Tadi ada plat nomornya, Pak. Tapi sekarang tidak ada lagi,” kata Damri, salah seorang warga setempat saat Prokabar.com ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (8/3).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut, Kapolsek Palupuah, Iptu Syafri melalui telpon membenarkan kecelakaan tersebut. Dari laporan yang ia terima, mobil tersebut tidak memiliki plat nomor saat dicek oleh anggota Polsek Palupuah, Iptu Syafri.

“Info sementara, truck membawa kayu. Illegal atau tidak, itu masih kita dalami. Bila tidak ada surat-surat, bakal kami tahan di Polsek,” kata Iptu Syafri.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Namun, diakui Iptu Syafri, tidak lama usai kejadian ada beberapa orang dari Padang Panjang yang datang ke lokasi, dan ikut serta mengevakuasi kendaraan yang tergelincir dan rebah kuda ke sisi badan jalan.

“Infonya memang ada orang Padang Panjang, apakah pemilik kayu atau tidak, kami masih menunggu laporan dari anggota. Pastinya, bila itu hasil illegal loging, kami tahan,” pungkas Iptu Syafri. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB