Didampingi ACT Sumbar, Fadhli Kini Berangsur Pulih dari Gizi Buruk

Penulis -

Rabu, 3 Juli 2019 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Muhammad Fadhli, balita 18 bulan asal Kabupaten Agam, Sumatra Barat, kini sudah tampak ceria. Pernah dinyatakan mengalami gizi buruk, Fadhli mulai menunjukan perkembangan kesehatan yang pesat.

Berat badan Fadhli saat ini 7,5 kilogram. Angka ini naik jauh dibandingkan dengan awal tim Mobile Social Rescue (MSR)-ACT melakukan pendampingan pada Fadhli, Januari lalu. Di pendampingan awal, berat Fadhli hanya 3,6 kilogram. Tim MSR memberikan asupan gizi berupa susu serta kontrol rutin ke rumah sakit. Pada Maret, sekaligus serah terima bantuan tahap pertama, berat Fadhli naik menjadi 5,3 kilogram.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Aan Saputra dari tim MSR-ACT Sumbar mengatakan, pendampingan ini dilakukan sejak awal tahun. Saat itu, Fadhli hanya dapat terbaring lemah di ruang perawatan Rumah Sakit Achmad Muchtar Bukit Tinggi selama dua bulan lamanya. “Saat itu, Fadhli sudah diperbolehkan pulang, tapi terus harus berada di bawah pengawasan dokter spesialis gizi,” jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima Prokabar, Rabu (3/7).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Pengobatan Fadhli mendapat tanggungan dari jaminan kesehatan negara. Akan tetapi jarak rumah sakit yang jauh dari tempat tinggal yang ada di Ladang Laweh, Banuhampu, Agam membuat biaya proses pengobatan menjadi besar. Sedangkan orang tuanya, Idris dan Safarizha, tak memiliki biaya. Kondisi perekonomian mereka masih prasejahtera, di mana Idris hanya bekerja sebagai buruh.

Pada Sabtu (29/6) akhir pekan lalu, tim MSR-ACT berkunjung ke kediaman Fadhli dan keluarganya. Ini merupakan kunjungan ke sekian kali untuk pendampingan Fadhli. Namun di hari itu, tim ACT juga menyerahkan donasi tahap kedua yang digalang di Kitabisa.com.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Aan menambahkan, penggalangan dana yang dilakukan sejak akhir Januari lalu telah mengumpulkan donasi lebih dari 100 juta. Angka ini melampaui target. Nantinya, seluruh donasi akan digunakan untuk penyembuhan Fadhli serta perbaikan kondisi ekonomi keluarganya. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB