Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Dibangun Semenjak 2017, Gedung Perpustakaan Umum Daerah Akhirnya Diresmikan

Dibaca : 152

 

Tanah Datar, Prokabar. Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando meresmikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar, Kamis (21/01). Peresmian secara Virtual itu, turut disaksikan Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, Forkopimda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumbar Wardarusmen, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Datar Erizal Ramli, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan daerah tetangga, Kepala OPD di Lingkungan Tanah Datar.

Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya mengatakan, perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca dan mencari buku saja. Namun, diabad 21 ini, perpustakaan berperan sebagai sarana penyebar ilmu pengetahuan kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Menurut UNESCO, kegemaran membaca adalah yang menjadi acuan pertama dalam mengukur Sumber Daya Manusia.

Lebih lanjut M. Syarif Bando menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas keberhasilan Pemkab Tanah Datar yang telah membangun gedung perpustakaan yang megah dan representatif.

“Gedung ini menjadi bukti dukungan Pemkab Tanah Datar terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk membaca. Tentunya diharapkan ke depan, sarana ini juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan sinergisitas dan kerjasama antara Pemkab Tanah Datar dengan Pemprov Sumbar dan juga Perpustakaan Nasional,” sampainya.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, tambah M. Syarif Bando, Perpustakaan Nasional RI tahun 2021 ini memberikan bantuan DAK sebesar Rp.500 juta untuk pengadaan mobiler dan sarana pendukung lainnya, serta memberikan bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling.

“Kami undang dan silahkan Pemkab Tanah Datar melalui dinas terkait untuk koordinasi dengan kami tentang berbagai program yang mungkin dilaksanakan, seperti pojok baca digital yang Insya Allah bisa kita laksanakan tahun ini,” katanya.

Sementara itu sebelumnya, Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma menyampaikan walau sempat 2 kali tertunda, akhirnya hari ini bisa kita laksanakan peresmian gedung ini. Bupati berharao, ini menjadi awal yang baik bagi perpustakaan kedepannya.

Kedepan, Bupati mengatakan jika gedung megah tanpa mobiler yang mendukung dan koleksi buku yang cukup lengkap tentu akan terasa sia-sia.

“Karena keterbatasan APBD Tanah Datar, tentu besar harapan kami, kepada Perpustakaan Nasional RI sekiranya ada bantuan yang bisa kami jemput, tentu akan kami lakukan agar semua kebutuhan dan keperluan di perpustakaan ini semakin lengkap dan menjadi lebih representatif dan nyaman melayani pemustaka yang memanfaatkan gedung kita ini,” tukas Zuldafri.

Di kesempatan sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Datar Erizal Ramli menyampaikan, perpustakaan yang menelan biaya Rp.9,5 Milyar untuk pembangunan yang dimulai dari tahun 2017 lalu itu dilaksanakan karena bangunan perpustakaan sebelumnya sudah tidak representatif dan kurang layak lagi.

“Melihat animo masyarakat semakin meningkat terutama kaum pelajar untuk ke perpustakaan serta mendukung program pemerintah pusat dalam rangka pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang diperlukan sarana dan prasarana, maka walaupun dengan keterbatasan dana dan semangat tinggi akhirnya di 2015 lalu kita canangkan untuk pembangunan dan baru bisa di mulai 2017 lalu,” ujar Erizal Ramli.

Di akhir penyampaiannya Erizal menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh instansi terkait baik di Kabupaten, provinsi ataupun pemerintah pusat, sehingga pembangunan gedung perpustakaan umum daerah bisa berjalan baik.

“Terima kasih atas dukungan kita semua, semoga perpustakaan ini dapat kita manfaatkan secara maksimal. Dan terima kasih juga kepada Perpustakaan Nasional RI atas dana DAKnya sebesar Rp.500 juta tahun ini serta bantuan mobilnya, semoga tahun-tahun ke depannya masih ada bantuan untuk kami,” pungkasnya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top