Luwuk, Prokabar – Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), Dian Siswarini meresmikan proyek pembangunan masjid dan sarana pendukungnya di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jum’at (17/3).
Proyek pembangunan masjid telah siap pakai dan berlokasi di Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk.
Proyek ini dibangun sejak Desember 2022, dengan menggunakan dana dari manajemen dan karyawan XL Axiata.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Ma’mun Amir menyampaikan selamat atas selesainya pembangunan Masjid Kartini Soenantara.
“Terimakasih saya ucapkan kepada XL Axiata dan Laznas Inisiatif Zakat Indonesia yang telah membangunkan masjid untuk masyarakat kami di kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, semoga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Dan saya mengimbau agar menjaga dan merawat masjid yang dibangun, agar bisa terus bermanfaat untuk generasi selanjutnya” ujarnya.
Sementara itu Presiden Direktur & CEO XL Axiata mengucapkan syukur karena pembangunan masjid telah selesai.
“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu realisasi pembangunan program wakaf ini. Suatu kebanggan tersendiri bagi manajemen dan karyawan XL Axiata bisa langsung membangunkan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga bisa membawa manfaat bagi masyarakat kelurahan Luwuk dan sekitarnya.” terangnya.
Dian menambahkan dana wakaf ini berasal dari manajemen dan karyawan XL Axiata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
XL Axiata berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian melalui program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan.
Pembangunan masjid ini merupakan salah satu program besar XL Axiata yang dilaksanakan melalui Majlis Taklim XL Axiata (MTXL) dibawah program proyek pembangunan Infrastruktur yang telah dilaksanakan sejak 2021.
Selain proyek pembangunan Infrastruktur, MTXL juga terdapat program social entrepreneurship.
Direktur Utama Insiatif Zakat Indonesia Wildhan Dewayana, menambahkan, masjid ini sudah dibangun dengan penuh kebersamaan dan semangat antara pihak XL Axiata, Pemerintah, masyarakat dan IZI.
“Mudah mudahan bisa berlanjut untuk kegiatan kemasyarakatan yang bisa membawa manfaat untuk lingkungan sekitar masjid,” harapnya.
Masjid ini dibangun diatas lahan seluas 225 meter persegi terdiri dari 2 lantai, dengan total luas bangunan 392 meter persegi.
Lahan yang digunakan untuk mendirikan masjid merupakan tanah milik warga sekitar, yaitu Ibu Ratna Lantamu yang telah mewakafkan tanah tersebut untuk didirikan sebuah masjid.
Masjid ini dapat menampung lebih dari 500 jamaah dengan dilengkapi fasilitas antara lain mimbar kayu, CCTV, sound system, Wi-fi, ruang serba guna, toilet, ruang marbot dan tempat wudhu. (*/pk)
















