Di Tanah Datar, 72 orang Probable terpapar varian Omicron

Penulis -

Minggu, 20 Februari 2022 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanah Datar kembali terjadi bahkan cenderung meningkat. Semenjak muncul kembali pada 27 Januari 2022, sampai saat ini sudah mencapai 237 kasus terkonfirmasi positif.

“Benar, kasus Positif Covid-19 kembali terjadi, hari ini saja terjadi 50 kasus terkonfirmasi positif, ada 3 kasus Probable varian Omicron,” kata Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tanah Datar dr. Yesrita Zedrianis kepada Padangkita.com, Minggu (20/2/2022) melalui selulernya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dikatakan Yesrita, dari 237 kasus terkonfirmasi Positif Covid-19, sebanyak 29 orang dirawat, 206 Isolasi mandiri dan 2 orang sembuh dan 72 orang Probable (diperkirakan) terpapar varian Omicron dari sampel yang dikirimkan dinas Kesehatan.

“Sampel yang kita kirim ke laboratorium Unand Padang sebanyak 652 sampel, dengan hasil 237 kasus positif, dimana 72 kasus diantaranya probable varian Omicron,” katanya.

Diungkapkan lagi, kembali terjadi dan tingginya kasus Covid-19 di Tanah Datar dikarenakan varian Omicron penyebarannya relatif lebih cepat, dan pihaknya memang melakukan tracking dan pemeriksaan sampel.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Tingginya kasus, disebabkan karena kita melakukan tracking dan pemeriksaan sampel. Ini harus dilakukan, agar yang terpapar kita ketahui keberadaannya dan lakukan langkah pengobatan serta langkah antisipasi penyebarannya,” ujar Yesrita.

Karena itu, ujar Yesrita lagi, agar penyebaran Covid-19 dan varian omicron dapat diantisipasi, diharapkan masyarakat kembali melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) lebih disiplin kembali.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Beberapa waktu belakangan, kesadaran masyarakat dalam menerapkan Prokes mulai longgar, karena itu dihimbau masyarakat kembali Prokes yang disiplin dan yang belum vaksin Covid-19 , segeralah vaksin,” harapnya.

Disebutkan Yesrita, sampai saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tanah Datar masih berada di level 2.

“PPKM Tanah Datar masih level 2, sampai saat ini kita masih menunggu Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM, sekiranya ada perubahan,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB