Di Pessel, Harga Gabah Anjlok Petani Menjerit

Penulis -

Kamis, 14 Februari 2019 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus anjlok pada musim panen tahun ini. Kondisi tersebut membuat petani menjerit. Mereka mengharapkan harga gabah stabil.

Pasalnya, harga gabah pasar kian mengalami anjlok dari hari ke hari.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Batang Timbulun, Nagari Taratak, Kecamatan Sutra, Buskamil mengatakan, hasil panen padi petani kali ini tidak sebanding dengan ongkos biaya perawatan padi selama masa tanam.

“Ongkos biaya selama masa tanam padi cukup tinggi. Apalagi cuaca yang seringkali mudah berubah membuat kita para petani padi harus gigit jari biaya lebih besar untuk menyelamatkan tanaman padi. Hasil panen pun tak sebanding karena harga padi kian menurun,” ujarnya kepada Prokabar.com Kamis (14/2).

Harga padi yang sebelumnya berada dikisaran Rp6.700 perKg, kini harganya turun menjadi Rp5.300 perKg, namun tidak semua daerah sama harganya. Yang pasti harga padi mengalami penurunan dan berdampak buruk buat para petani.

“Sebelumnya perkilogram padi harganya Rp6.700 perKg. Untuk saat ini harganya Rp5.300 perKg,” ungkapnya.

Kian menurunnya harga padi, dirinya berharap kepada pemerintah segera melakukan langkah efektif untuk menyetabilkan harga padi.

Agar para petani padi tidak menjerit dengan anjloknya harga padi. Selain untuk membayar biaya pekerja, harapnya.

“Ya, semoga pemerintah bisa menaikkan harga padi. Petani padi yang merasa kurang senang soal harga tidak hanya disini saja. Namun di daerah lain pun saya kira sama,” harapnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB