Budaya

Di Nagari Ini, Kabau Padati masih Awet Lestari

Padang Pariaman, Prokabar – Di era zaman sudah canggih ini, ternyata masih ada masyarakat yang memanfaatkan Kabau Padati sebagai sarana pengangkut barang. Contohnya saja di Korong Ujuang Pambatang, Nagari III Koto Aua Malintang Batu Basa, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Bila kita berkesempatan melintasi jalan alternatif Sungai Limau menuju Lubuk Basung, saat berada di Kecamatan Aua Malintang, akan sering melihat dan bertemu Kabau Padati tersebut. Salah satu alat pengangkut barang yang sudah ada sejak zaman pra-kolonial hingga zaman penjajahan Belanda.

Yuzalman (56) salah seorang pemilik Kabau Padati tersebut menyebutkan, sudah 15 tahun memiliki dan menjadi mata pencariannya. “Alhamdulillah,
dengan gerobak atau pedati ini anak-anak saya sudah tamat Kuliah dan SMA. Anak pertama sudah berkeluarga, anak kedua saya sudah tamat kuliah dan bekerja di RSU Puwakarta, Jawa Barat. Sedangkan anak ke-3 dan ke-4 Kembar dan baru saja tamat SMA,” ungkap Bapak asal Ujuang Pambatang ini.

Saat ini, lanjutnya, di Nagari III Koto Aua Malintang, ada tiga orang yang memiliki Kabau Padati. Pertama saya, kedua di Korong Padang Lariang bernama Ayun (55) dan terakhir Boneh (50). Alat angkut barang ini masih sangat dibutuhkan untuk mengangkut padi, jagung, sawit atau hasil pertanian lainnya. “Daerah perbukitan ini, masih banyak motor atau mobil yang belum bisa melewati jalan perkebunan. Sehingga Kabau Padati masih sangat dibutuhkan masyarakat. Makanya, transportasi ini masih bertahan hingga saat di sini,” terang Yuzalman.

Untuk sekali angkut, ia diupah masyarakat Rp50 ribu. Rata-rata angkutan bisa mencapai 3 kali dalam sehari. Namun sering pula tidak mendapatkan jasa angkutan barang tersebut.

Bila tidak ada permintaan, Bapak berumur 56 tahun tersebut membajak sebidang sawah, cukup memenuhi kebutuhan keluarganya. “Dan selagi masyarakat masih membutuhkan Kabau Padati, disanalah Transportasi Tradisional ini akan tetap hidup,” tutupnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top