Pessel, Prokabar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), meminta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) agar memiliki life guard (pengamanan penjaga pantai) di kawasan wisata, khususnya Mandeh.
Anggota DPRD Pessel, Marwan Annas menyampaikan hal itu mengingat banyaknya korban di sektor wisata bahari dalam beberapa tahun terakhir.
“Ya, salah satunya baru-baru jni wisatawan asal Banten yang terbenam di Sironjong Ketek, Tarusan,” ujar Marwan
Tugasnya life guard mengawasi dan menyelamatkan para pengunjung yang mengalami musibah di pantai. Tanpa mereka, tentunya nyawa pengunjung tidak dapat diselamatkan, jelasnya Marwan kepada Prokabar.com Jumat (28/12) di Painan.
“Disparpora Pariwisata segera memiliki life guard untuk memantau ratusan ribu wisatawan yang memadati objek wisata laut di Mandeh menjelang pergantian tahun ini, kalau saya lihat selama ini sarana keamanan pun tak ada,” ujarnya.
Menurut ketua Praksi PPP ini, kasus meninggalnya wisatawan di laut tidak selamanya disebabkan oleh human error atau kesalahan manusia.
Namun, minimnya sarana penunjang keamanan untuk wisatawan yang tengah berwisata di objek wisata laut dan pantai menjadi salah satu penyebab utamanya. Bahkan, sarana seperti papan imbauan hingga peralatan sangat minim tersedia.
Bahkan, Pemkab Pessel leding sektornya Disparpora dinilai kurang memperhatikan, padahal objek wisata laut merupakan andalan pariwisata di negeri Berjuluk Sejuta Pesona ini.
“Sesuai prosedur operasional, wisatawan yang tengah berenang atau mandi di laut harus didampingi dan dipantau oleh life guard yang tandanya memberi kenyamanan pengunjung.
Menurut Marwan, seharusnya sudah menjadi tugas pemda untuk menyediakan segala macam sarana peralatan keamanan yang tujuannya untuk meminimalisasi dampak kematian, tutupnya.(min)
















