Maninjau, Prokabar — Perantau yang hendak pulang kampung dan masyarakat mendapat kejutan menarik di Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah ini. Pasalnya, Pemeritah Nagari Maninjau dan Pemeritah Kecamatan Tanjung Raya telah membangun destinasi wisata Pantai atau Tapian Panyinggahan.
Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan sesuai intruksi Bupati Agam, Indra Catri kepadanya, menjelang lebaran Idul Fitri harus terbangun tembatan atau dermaga mini dan destinasi wisata baru. Sehingga perantau dan masyarakat Danau Maninjau dapat menikmati liburan yang menyenangkan.
“Sesuai arahan Pak Bupati Agam, kita maksimal mungkin mengoptimalkan pengembangan kembali potensi wisata, khususnya di Tanjung Raya. Untuk itu kita sudah menghimbau semua walinagari untuk menganggarkan pembangunan taman wisata maupun dermaga mini,” ungkapnya.
Saat ini, Walinagari Maninjau, Alfian telah memulainya dengan sangat baik. Berharap jembatan atau tambatan itu tuntas dan bisa dimanfaatkan saat lebaran Idul Fitri nanti.
“Seyogyanya, Danau Maninjau ini terdapat tiga sektor perekonomian masyarakat. Yakni sektor perikanan, pertanian dan pariwisata. Peningkatan perekonomian dari sektor pariwisata belum tergarap dengan baik. Apalagi di pertanian terkendala masalah hama dan mulai sempitnya lahan. Ditambah kondisi danau yang semakin parah bila terus digarap secara berlebihan,” tutur Handria.
Kita yakin lanjutnya, bila masyarakat peduli dan mau bekerjasama dengan Pemerintah dalam sektor pengembangan destinasi wisata, sektor perekonomian akan terangkat. Akibatnya, kesejahteraan dan kemakmuran akan dapat tercapai.
“Kita menghimbau seluruh masyarakat, Walinagari, Ninik Mamak dan Pemuda-pemudi untuk membangkitkan semangat gotong royong. Terutama mengelola dan menggali masing-masing potensi alamnya dengan baik dan seimbang. Dengan harapan menjadikan Danau Maninjau sebagai Destinasi Wisata Unggulan di Nasional.” pungkasnya. (rud)
















