Pasaman, Prokabar – Bupati Pasaman menyerahkan hibah tanah untuk areal pembangunan pabrik pakan ikan seluas 3000 M ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Hasilnya, pihak kementrian memastikan, lelang (tender) pembangunan pabrik pakan mandiri Pasaman, dilakukan Desember akhir tahun ini.
Ini sudah final saat zoom meeting memperingati HUT KKP di Pasaman.
Penyerahan tanah diawali penandatanganan surat serah terima antara Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Mara Ondak dengan Dirjend Budidaya KP, diwakili Sesdirjen, Gemi Triastuti.
Bupati Pasaman Benny Utama dalam sambutannya menyebut masyarakat Pasaman menyambut gembira pencanangan Kabupaten Pasaman sebagai salah satu Kampung Perikanan Budidaya Indonesia. Pendirian pabrik pakan ikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, merupakan dambaan sejak lama petani ikan Pasaman, yang baru akan terwujud saat ini.
Diungkapkan Bupati Benny, produksi perikanan air tawar Pasaman mencapai 54 ribu ton pertahun dengan transaksi mencapaiRp1,2 triliyun.
Terdapat hampir 5 ribu hektar luas kolam ikan masyarakat Pasaman, dengan jumlah petani 14 ribu orang, dengan kebutuhan pakan ikan mencapai 72 ton pertahun.
Beroperasinya pabrik pakan mulai tahun depan, lanjut Benny Utama, tentu sangat membantu menekan harga pakan, yang selama ini harus dibeli dengan harga mahal.
“Yang sangat dibutuhkan masyarakat adalah bibit ikan dan pakan yang murah dan mudah didapat,” ujar bupati.
Sekretaris Dirjen Perikanan Budidaya Gemi Triastuti menyampaikan, hasil kunjungan Menteri KKP empat bulan lalu ke Pasaman, telah terbit SK Menteri Kelautan dan Perikanan No. 64 tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya, dan salah satunya di Pasaman, dengan komiditi ikan mas.
Penetapan Kampung Perikanan Budidaya ini, akan dapat mendorong peningkatan pereknomian masyarakat Pasaman, berikut peningkatan produksi dan pendapatan masyarakat.
Karena akan banyak support dari kementerian berupa bantuan usaha, permodalan berikut pembinaan.
Teguh Samudro, MP Kepala BKIPM (Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) yang merupakan simplifikasi dari KKP memastikan pihaknya akan berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, sehingga peluang pasar ikan Pasaman jadi lebih luas.
“Kegiatan kami terhubung dengan sarana dan prasarana budidaya serta produksi,” sebut Teguh. (Ola)
















