Peristiwa

Demo Terkait Uang Kuliah dan DO, Mahasiswa UBH Bakar Ban

Padang, Prokabar – Ratusan mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) melakukan aksi Unjukrasa di kampus satu di daerah Ulak Karang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada Selasa (19/3) sekitar pukul 09.30 WIB.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dari kampus satu, dua dan tiga melakukan unjukrasa penuntutan terkait uang kuliah, dan ketentuan Dropout.

Dalam aksi tersebut, Andre sebagai koordinator lapangan mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan karena merut mereka uang kuliah yang tidak transparan dari pihak kampus.

“Uang kuliah mahal, fasilitas tidak didapatkan dari kampus, apa kita akan diam teman-teman,” ujarnya dalam orasinya.

Dalam orasi tersebut ia mengatakan bahwa mahasiswa melakukan aksi tersebut karena peraturan kampus yang menentukan bahwa mahasiswa harus lulus empat tahun.

“Saat kita membayar uang kuliah dan jika tidak lulus akan di DO, apa kita akan terima teman-teman,” lanjutnya dalam orasi.

Ratusan mahasiswa tersebut meminta agar rektor yang saat ini menjabat turun dari jabatannya.

“Turun, turun, turunkan rektor, turunkan rektor sekarang juga,” sorak mahasiswa yang melakukan aksi.

Makin siang jumlah mahasiswa semakin bertambah. Namun tak mendapat respon dari kampus. Para mahasiswa tersebut membakar ban di halaman kampus.

Jumlah mahasiswa yang ikut dalam penyampaian aspirasi tersebut semakin ramai hingga memadati halaman kampus tersebut.

Jumlah massa yang bertambah diperkirakan mencapai angka ratusan lebih di halaman parkir Kampus satu Universitas Bung Hatta.

Fajri, koordinator umum aksi mengatakan dalam orasi ya aksi tersebut dilakukan karena kegelisahan yang sama yang dirasakan oleh mahasiswa.

“Uang kuliah setiap tahunnya selalu naik dan pada 2016, kita dipaksa membayar uang kuliah dengan sistem paket,” ujarnya dalam aksi.

Dia menyampaikan kepada mahasiswa yang telah berkumpul agar memperjuangkan hak yang seharusnya mereka peroleh dari pihak kampus.

“Kita di sini menuntut hak kita teman-teman, apakah kita akan menerima saja jika hak kita dirampas teman-teman,” lanjutnya.

Hingga saat ini, mahasiswa masih melakukan aksinya agar tuntutannya dipenuhi oleh pihak Rektorat.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top