Demo Terkait Uang Kuliah dan DO, Mahasiswa UBH Bakar Ban

Penulis -

Selasa, 19 Maret 2019 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ratusan mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) melakukan aksi Unjukrasa di kampus satu di daerah Ulak Karang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada Selasa (19/3) sekitar pukul 09.30 WIB.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dari kampus satu, dua dan tiga melakukan unjukrasa penuntutan terkait uang kuliah, dan ketentuan Dropout.

Dalam aksi tersebut, Andre sebagai koordinator lapangan mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan karena merut mereka uang kuliah yang tidak transparan dari pihak kampus.

“Uang kuliah mahal, fasilitas tidak didapatkan dari kampus, apa kita akan diam teman-teman,” ujarnya dalam orasinya.

Dalam orasi tersebut ia mengatakan bahwa mahasiswa melakukan aksi tersebut karena peraturan kampus yang menentukan bahwa mahasiswa harus lulus empat tahun.

“Saat kita membayar uang kuliah dan jika tidak lulus akan di DO, apa kita akan terima teman-teman,” lanjutnya dalam orasi.

Ratusan mahasiswa tersebut meminta agar rektor yang saat ini menjabat turun dari jabatannya.

“Turun, turun, turunkan rektor, turunkan rektor sekarang juga,” sorak mahasiswa yang melakukan aksi.

Makin siang jumlah mahasiswa semakin bertambah. Namun tak mendapat respon dari kampus. Para mahasiswa tersebut membakar ban di halaman kampus.

Jumlah mahasiswa yang ikut dalam penyampaian aspirasi tersebut semakin ramai hingga memadati halaman kampus tersebut.

Jumlah massa yang bertambah diperkirakan mencapai angka ratusan lebih di halaman parkir Kampus satu Universitas Bung Hatta.

Fajri, koordinator umum aksi mengatakan dalam orasi ya aksi tersebut dilakukan karena kegelisahan yang sama yang dirasakan oleh mahasiswa.

“Uang kuliah setiap tahunnya selalu naik dan pada 2016, kita dipaksa membayar uang kuliah dengan sistem paket,” ujarnya dalam aksi.

Dia menyampaikan kepada mahasiswa yang telah berkumpul agar memperjuangkan hak yang seharusnya mereka peroleh dari pihak kampus.

“Kita di sini menuntut hak kita teman-teman, apakah kita akan menerima saja jika hak kita dirampas teman-teman,” lanjutnya.

Hingga saat ini, mahasiswa masih melakukan aksinya agar tuntutannya dipenuhi oleh pihak Rektorat.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB