Trending | News | Daerah | Covid-19

Selebritis

Demi anak, Titi DJ Lakukan Ini Semua

Dibaca : 3.8K

Jakarta, Prokabar – Jadi single parent untuk empat anaknya, Salma, Salwa, Daffa dan Stephanie adalah pilihan hidup bagi Titi DJ. Tanpa suami, Titi tetap berjuang untuk menghidupi keperluan anak-anaknya.

“Namanya orangtua pastinya harus berjuang. Ibaratnya kulakukan semuanya demi anak-anak. Tapi tetap dibantu ayah-ayah mereka, Bucek dan Andy (Andrew Hollis Dougharty). Kita masih komunikasi, hubungannya baik-baik saja demi masa depan anak-anak,” jelas Titi saat ditemui Prokabar di acara ulangtahun Radio Bahana FM, Kamis (22/3).

Perkembangan anak-anak yang mulai dewasa membuat Titi takjub akan keberhasilan mereka dalam bidang pendidikan.

“Nggak kerasa ya dulu masih kecil-kecil, sekarang si kembar Salma dan Salwa umurnya 22 tahun. Dua-duanya lagi sibuk skripsi dan kelulusan,” sebut Ttiti.

Selain si kembar, Daffa Jennaro Muchtar juga sedang sibuk dengan kegiatan DJ. Si bungsu Stephanie Poetry Dougharty sudah kelas 12 (3 SMA). “Tiga cewek lagi sibuk di pendidikan, kalau Daffa sibuk nge DJ sama produserin musik. Yah, punya kesibukan masing-masing lah,” bebernya.

Ketiga putri Titi DJ lebih cenderung memilih pendidikan dibanding mengikuti jejak ibunya di industri musik. Meski tak sejalan dengan karirnya, Titi membebaskan putrinya untuk memilih apa yang jadi cita-cita mereka.

“Salma lagi sibuk bikin skripsi, dia ambil jurusan kuliah Hubungan Internasional. Lalu Salwa lagi nunggu graduation, dia ambil fashion bisnis. Si bungsu Stephanie lagi persiapan cari-cari tempat kuliah di luar negeri,” bangganya.

Titi mengaku tengah berbahagia karena si bungsu Stephanie diterima di universitas bergengsi di California, Amerika Serikat. “Baru-baru ini dapat kabar bahagia dan bangga karena dapat kabar bahwa Stefanie asal asalan apply ke universitas di luar keterima di UCLA. Dari 130 ribu yang ngeplly ke UCLA Stefani salah satunya,” tutur Titi kegirangan.

Diperkirakan September nanti, Stephanie akan bertolak ke Amerika untuk melanjutkan pendidikannya di UCLA. “Kalau semua lancar biasanya setelah summer, sekitar September. Sudah siap siap berpisah. Kita orangtua kan harus rela demi anaknya untuk mengenakan sayapnya di luar negeri,” akunya.
Saat perpisahan nanti, Titi sudah menyiapkan hati. Meski demikian Titi percaya karena anak-anaknya sudah belajar mandiri sejak kecil. “Beruntung anak anak saya termasuk yang mandiri, jadi nggak terlalu sedih. Saya juga tidak terlalu khawatir untuk melepaskan mereka,” imbuhnya. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top