Trending | News | Daerah | Covid-19

Musik

Debut Single ‘Yang Suri’, Curahan Hati Bisma Karisma Antara Hidup atau Mati

Dibaca : 299

Jakarta, Prokabar – Lega dan haru, dua kata yang kini dirasakan Bisma Karisma. Ya, pria personil grup vokal SMASH ini baru saja merilis single perdananya berjudul ‘Yang Suri’.

“Alhamdulillah akhirnya saya bisa membawakan lagu ini perdana secara virtual dihadapan teman-teman. Semoga apa yang saya rasakan bisa menjadi energi positif bagi pendengar,” ucap Bisma di live streaming YouTube.

Selama satu jam, Bisma mengisahkan apa yang menjadi dorongannya melahirkan single di masa pandemi covid-19.

“Memang nggak ada hubungannya, tapi ada sisi ketidakpastian yang sama. Dimana kondisi sekarang kapan covid-19 ini berlalu. Sedangkan dalam lagu ini ada ketidakpastian antara hidup atau mati yang pernah saya rasakan dulu,” kisahnya.

Bisma mengisahkan tentang pengalaman pahitnya selama masa sekolah di tahun 2007 silam. Ternyata Bisma pernah mengalami perundungan, bahkan menjadi korban kekerasan.

“Jamannya geng motor, saya jadi korban kekerasan yang membuat setengah jari telunjuknya putus. Saat itulah saya merasakan apakah saya mati hari itu atau bisa kembali hidup,” kenang Bisma seraya menunjukan jari telunjuknya yang tak lagi sempurna.

Saat menjalani operasi, Bisma merasa berada di lorong ketidakpastian. Bahkan Bisma mengaku seperti mati suri dan berharap bisa kembali menjalani hidup.

“Seperti mati suri saja. Ternyata setelah operasi itu saya melihat cahaya terang dan melihat senyuman dari orang-orang tercinta. Saya masih diberi kehidupan,” seru Bisma.

Tak mudah bagi Bisma bangkit dari pengalaman pahitnya itu. Rasa takut dan tak percaya diri terus membayanginya. “Saya sampai nggak mau ada cermin karena nggak percaya diri. Jalani hidup tapi seperti mati suri, hanya menjalankan rutinitas saja,” ungkapnya.

Beruntung bagi Bisma dikelilingi orang-orang yang mendukungnya, hingga perlahan ia bisa bangkit kembali. Termasuk dipercaya bergabung dengan grup vokal SMASH yang mengantarkan kesuksesannya di industri musik Indonesia.

Terlepas dari teman-teman SMASH, Bisma mencoba menguji dirinya melahirkan karya sendiri. Selama empat tahun lamanya, Bisma melakukan proses eksplorasi dan pematangan dibantu Lafa Pratomo dari Ruang Waktu Music.

Tentunya proses yang cukup lama ini menjadi tanggung jawab Bisma Karisma untuk mengartikulasikan jati diri yang sebener-benarnya. Semua yang terlibat dalam segala proses penciptaan karya-karyanya kedepan pun ditemani oleh sahabat-sahabat dekatnya Bisma Karisma.

Single ini menjadi langkah awal Bisma Karisma dalam perjalanan solo nya yang mengekspresikan karakter ekspresif, liar dan sensitifnya.

Menggiring telinga pendengar kedalam dunia nyatanya seorang Bisma Karisma. Bernuansa ringan walau membawa sajak-sajak syahdu dan berlapis arti. (Beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top