Pasaman, Prokabar – Debat perdana bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman berjalan mulus. Debat yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman di GOR Tuanku Rao ini mengusung tema penguatan sosial budaya, SDM, tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum untuk keteraturan sosial.
Ketua KPU Pasaman, Taufiq mengatakan, debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Pasaman ini merupakan amanah dari peraturan KPU nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.
Disebutkan Taufiq, debat paling banyak dapat dilaksanakan tiga kali, namum berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama pasangan calon maka disepakati, debat dilaksanakan dua kali saja, tanggal 28 Oktober dan tanggal 12 November nanti.
“Untuk panelis debat pertama ini, berasal dari perguruan tinggi yakni Prof Elfindri, Rodi Chandra, Otong Rosadi, Reno Fernandes, Rozida Teno Putri Hamida dan Yulhendri.
Sementara itu, mantan Ketua KPU Pasaman, Rodi Adermi periode 2018-2023 menilai, debat publik Pilkada Pasaman kali ini berjalan secara kondusif.
Ia juga menjelaskan paslon tidak fokus dengan pertanyaan dari panelis sehingga jawabannya tidak fokus, lebih banyak kampanyenya. Ia berharap debat publik ke depan Paslon dalam menjawab pertanyaan panelis agar lebih fokus dalam menjawab sehingga lebih dapat menggali gagasan ide dari paslon. (Ola)
















