Daun Gambir Diolah Menjadi Teh, Salah Satu Bumnag di Pessel Dilatih

Penulis -

Selasa, 5 November 2019 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, memberikan pelatihan pengolaan daun gambir menjadi teh.

Pelatihan dipusatkan di Kampung Koto Merapak, Nagari Koto Nan Tigo Selatan Surantih selama dua hari sejak tanggal 2 hingga 3 November 2019 lalu.

Pelatihan ini langsung dihadiri TPID Sutera, Camat Diwakili Kasi Ekobang Novrizal Chan, Wali Nagari Koto Nan Tigo Selatan Surantih dan Perangkat, Bamus serta PD/PLD, Lembaga CEIGA sebagai pihak ketiga. Sementara peserta latihan melibatkan Bumnag setempat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Nofrianto Ketua TPID Sutera mengatakan, pelatihan tersebut adalah satu invonasi TPID Sutera dalam menggali, mengembangkan serta dapat memproduksi komoditi yang ada di nagari menjadi banyak manfaat.

Sehingga, dengan inovasi tersebut masyarakat tidak lagi terpaku pada satu model olahan saja, tetapi bisa berinovasi dengan banyak olahan dan menjadi nilai ekonomis.

“Teh gambir ini merupakan salah satu inovasi baru untuk nagari penghasil gambir. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini, bisa membuat masyarakat lebih kreatif lagi dalam mengola hasil gambir,” ujarnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dijelaskan, terkait pelatihan inovasi yang dilakukan, nagari yang mendapat pelatihan sangat mengapresiasi hal tersebut. Sebab, selain memdapat banyak ide, hal yang dihasilkan juga menjadi peluang ekonomi masyarakat.

Kegiatan pelatihan tersebut tidak hanya sampai di sana, dan bisa menjadi sebuah invoasi bagi nagari setempat untuk menghasilkan ekonomi baru.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kita berharap pelatihan ini tidak berhenti hanya sampai di sini saja. Sehingga membuahkan hasil dan produk yang layak untuk dijual dipasaran dan berdampak ekonomi serta meningkat Indek Pembangunan Desa/Nagari,” ujarnya lagi.

“Dalam waktu dekat TPID dan pemerintahan nagari juga akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun Rencana Kerja Tidak Lanjut (RKTL). Dengan tujuan bisa membuahkan hasil,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB