Datang dari Medan, 78 Orang Tenaga Kerja PT. MSL Dikarantina

Penulis -

Sabtu, 6 Juni 2020 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Sebanyak 78 orang tenaga kerja PT. MSL di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, menjalani karantina mandiri di Mess perusahaan setempat, pada Sabtu (6/6).

Mereka tiba di Lunang pada Kamis 4 Juni 2020, semuanya segera dilakukan rapid tes dan uji swab. Namun, 78 orang tenaga kerja tersebut dibawa oleh pihak perusahaaan dari Medan Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan kegiatan pembangunan konstruksi pabrik.

“Kepada pihak perusahaan, seluruhnya kami perintahkan untuk melakukan karantina di Mess demi untuk menangis Covid-19, sambil menunggu jadwal untuk melakukan test Covid-19, ” kata Camat Lunang, Lyonica Ventira.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia menambahkan, semua biaya tes Covid-19 bagi tenaga kerja baik rapidtest maupun tesswab ditanggung oleh pihak PT. MSL.

Langkah tersebut dilakukan, kata Camat, dalam rangka pencegahan dini penyebaran C3 di tengah masyarakat Pessel khususnya Kecamatan Lunang.

Lanjut Camat mengatakan, 73 orang diantaranya akan dilakukan rapid test pada Senin (8/6) sementara lima orang lainnya akan dilakukan uji swab, karena dicurigai ada tanda tanda mengarah ke Covid-19.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Lima orang akan dilakukan pengambilan sampel swabnya di RS. M Zein Painan, yang rencana dijadwalkan Selasa (9/5) depan, ” ujar Lyonica Ventira.

Kata camat, mereka (tenaga kerja) sampai di Lunang, Kamis (4/6), pada esok harinya Jumat 5 Juni 2020 dan hari ini Sabtu, pihak gugus tugas kecamatan bersama Forkopimca melaksanakan skrining dan tracking perjalanan tenaga kerja PT. MSL dari Medan hingga sampai di Kecamatan Lunang.

Dari hasil kegiatan tersebut disimpulkan 5 harus dilakukan uji swab dan 73 dilakukan rapid tes.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Jika hasil rapid test terhadap 73 tersebut ada yang reaktif akan dilanjutkan dengan uji swab,” ungkapnya.

Camat meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu cemas, karena pihak gugus tugas Kecamatan Lunang dan Forkopimca telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan selalu aktif berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Kabupaten Pesisir Selatan seperti melakukan skrining, mengakrantina dan melakukan berbagai tes Covid-19 untuk memastikan kalau mereka benar benar aman dari virus Covid-19, tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB