Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Data PDP dan ODP di Agam Menyusut, Ini Sebabnya

Dibaca : 107

Lubuk Basung, Prokabar — Kabupaten Agan salah satu daerah masih aman dari Suspec Covid 19 di Provinsi Sumatra Barat. Data terakhir Orang Dalam Pemantauan atau ODP yang hampir mencapai 500 orang sebelumnya, sudah menyusut menjadi 346 orang.

Tidak hanya itu, Pasien Dalam Pengawasan atau PDP juga berkurang 3 orang. Sebelumnya berjumlah 8 orang, kini menjadi 5 orang. Data tersebut disampiakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Indra Rusdi. “Dapat kami sampaikan, bahwa terjadi penyusutan terkait pendatang, notifikasi, ODP dan PDP. Alhamdulillah, ini berkat kerja keras kita bersama di lapangan,” ungkapnya, saat ditemui di kantornya, Padang Baru, Rabu (9/4).

Indra melanjutkan di Kabupaten Agam terdapat 1 unit rumah sakit daerah, 23 unit puskesmas dan 150 unit puskesmas pembantu. “Seluruh tenaga medis di sana, bersama TNI POLRI, Pemerintah Kecamatan, Walinagari dan Wali Jorong bekerja sama. Mendata pendatang atau perantau yang terlanjur pulang kampung. Mereka ketat dikawal agar bersama masyarakat untuk isolasi diri dan tidak keluyuran ke luar rumah,” ujarnya.

Ia melanjutkan seluruh masyarakat harus tetap disiplin dan taat menjaga kebersihan. Sosial distensing dengan disiplin sangat efektif mencegat tersebarnya Covid 19 di Kabupaten Agam. Dan kita berharap ini tetap bertahan hingga berakhirnya masa tanggap darurat.

“Kita tetap mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin. Sering mencuci tangan, menggunakan masker kain, menjaga jarak bicara saat berkomunikasi, tidak keluar rumah jika tidak keperluan penting, dan tingkatkan gizi dan protein,” tuturnya.

Indra menambahkan “Bagi kita umat Muslim, ternyata berwudhu itu sangat efektif dalam pencegahan Covid 19. Hampir 5 waktu dalam sehari bersuci, sangat baik dari sudut pandang kesehatan. Kita berharap ini cepat berakhir dan kembali normal,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan membenarkan data tersebut. Telah terjadi penurunan aktifitas pendatang, Notifikasi, ODP dan PDP di Agam. “Seluruh Tim Gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Agam memang sangat ketat bekerja di lapangan. Mulai dari pemeriksaan pendatang di daerah perbatasan, pintu masuk Bus AKAP, atau mobil pribadi plat nomor luar daerah, hingga ke Nagari-nagari sampai jorong. Semua instansi dan masyarakat bekerja sama melakukan pengawasan,” imbuh Kapolres Agam, saat memantau Posko Pemeriksaan Lintas Batas, Gasan Ketek, Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam.

Meski terjadi penurunan, bukan berarti Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 lengah. Peningkatan pengawasan, pengamanan dan pemeriksaan akan terus ditingkatkan. Karena di Padang dan Bukittinggi masih terus bertambah. “Jarak daerah yang terbilang dekat, akan ada potensi bila ada orang yang datang dari daerah pandemic tersebut. Pemeriksaan di Posko-posko utama hingga di kenagarian, harus tetap dilakukan dengan ketat,” pungkas Kapolres Agam. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top