Darul Siska: Masyarakat Harus Menjadi Konsumen Yang Cerdas

Penulis -

Senin, 16 November 2020 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Drs. H. Darul Siska mengatakan dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dibutuhkan makanan, kosmetik, dan obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat karena itu diperlukan pengawasan yang baik dari pemerintah.

Di samping itu, masyarakat diharapkan juga mampu menjadi konsumen cerdas yang memiliki pengetahuan tentang produk yang aman sehingga bisa memilih dan memilah makanan, obat dan kosmetik yang aman untuk dikonsumsi dan digunakan, kata Darul Siska dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang yang berlangsung 9 – 16 November 2020.

Darul Siska berharap agar masyarakat mampu menjadi benteng terakhir pengawasan obat, makanan, dan kosmetik bagi diri, keluarga dan lingkungannya. Pemerintah melalui BBPOM juga memiliki keterbatasan dalam mengawasi produk pangan, obat dan kosmetik yang beredar di masyarakat.

Menurut politisi Partai Golkar ini, dalam era kemajuan teknologi informasi dan persaingan dunia usaha yang sangat terbuka membuka ruang hadir dan beredar produk pangan, obat dan kosmetik yang tidak aman untuk di kosumsi lolos dari pengawasan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Karena itu yang perlu dilakukan adalah menciptakan masyarakat yang memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik terhadap produk yang aman untuk di pakai dan di kosumsi.

Ia mengingatkan, masyarakat harus mampu menjadi konsumen yang cerdas agar bisa mencegah mengurangi peredaran dan pemakaian produk yang berbahaya bagi tubuh manusia.

“Maka saya sangat mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) bersama BBPOM) karena melalui kegiatan sosialisasi ini akan berkontribusi besar dalam melahirkan masyarakat yang sadar pangan, obat dan kosmetik, sehingga kedepan masyarakat Indonesia tumbuh menjadi masyarakat yang sehat dan produktif serta berkonstribusi bagi kemajuan bangsa,” katanya.

Legislator asal daerah pemilihan Sumatera Barat ini menjelaskan bahwa kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) telah dilaksanakan di Kabupaten Solok, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, Sijunjung, Solok Selatan dan Kota Sawahlunto melibatkan 1.500 orang tokoh masyarakat, kegiatan ini merupakan program kemitraan komisi IX DPR RI bersama BBPOM.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Semetara itu Kepala BBPOM Padang Firdaus Umar mejelaskan kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keamanan pangan, dan meningkatkan kapasitas individu dalam komunitas untuk mengadopsi praktik keamanan pangan sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang baik tentang pangan, obat dan kosmetik yang aman agar menjadi cerdas dan mampu mengenali produk yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Menurutnya, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentu bukan hal yang mudah dan tidak dapat dilakukan secara instan. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPOM telah melalakukan berbagai upaya yang terintegrasi dan berkesinambungan terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat salah satunya dalam bentuk kegiatan KIE ini.

Kedepan diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar pangan dan memiliki pengetahuan yang baik tentang obat dan kosmetik yang aman sehingga terhindar dari produk yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Dalam rangka melindungi masyarakat dari peredaran dan mengkosumsi serta menggunakan bahan – bahan berbahaya, pria yang juga pernah menjadi kepala BBPOM Kendari ini mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih produk yang akan di gunakan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain itu, hindari makanan dan obat serta kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti fomalin, boraks, rhodamin B dan kuning metanil, mercuri dan bentuk lainnya karena akan merusak tubuh.

“Sekarang masih banyak pelaku usaha yang nakal dalam memproduksi dan mengedarkan barang dagangannya. Alih-alih memberikan pelayanan terbaik, mereka malah mengabaikan unsur keamanannya dengan memasukkan kandungan berbahaya atau tidak mendaftarkan produknya ke BPOM. Akibatnya, masyarakat yang menjadi korban seperti mengalami keracunan atau mengalami kerusakan di wajah karena menggunakan kosmetik yang berbahaya,” katanya.

Lebih jauh pria asli Sumatera Barat ini mengajak masyarakat untuk melakukan CEK KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, cek Izin Edar dan Cek Kadaluarsa) sebelum melakukan pembelian produk makanan, obat dan kosmetik agar kita terhindar dari mengkosumsi dan menggunakan produk yang berbahaya.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB