Tanah Datar, Prokabar- Kawasan danau Singkarak, tepatnya di kenagarian Sumpur, kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar tercemar sampah. Umumnya, sampah itu berupa sampah non organik yang berasal dari sampah rumah tangga.
Sampah sampah itu kini bertumpuk di tepian danau, dan merusak estetika serta mencemari kualitas air danau itu sendiri
Herman, salah seorang nelayan mengatakan sampah ini merupakan sampah kiriman dari kabupaten tetangga. Sampah tersebut terbawa oleh arus air hingga sampai ke nagari Sumpur.

” ini (sampah) dari Solok, terbawa arus danau. Terlebih beberapa hari lalu hujan kan,” ucap Herman saat ditemui ketika hendak merapatkan perahunya di nagari Sumpur, Sabtu (22/1).
Herman tak memungkiri, sampah sampah plastik ini turut mempengaruhi hasil tangkapan ikan para nelayan di nagari tempat ia bermukim.
” pasti mempengaruhi, sekarang ikan tidak lagi berenang ditepi tepi danau, melainkan sudah ke tengah,” tambahnya.
Untuk bisa menangkap ikan, ia harus membawa biduk atau sampannya itu agak sedikit ketengah danau.
” biasanya kita menangkap ikan itu 10-15 meter dari bibir danau. Sekarang ketengah sedikit. Ya, kalau hasil tangkapan kan bermusim musim juga,” ujarnya lagi.
ia berharap, pihak terkait dapat memperhatikan kondisi tepian danau singkarak saat ini. Menurutnya, belum ada sekalipun pihak terkait mengajak masyarakat untuk bersama sama membersihkan sampah di danau Singkarak tersebut. (eym)
















