Danau Maninjau Mulai Membaik, Ini Harapan Pemuda Sungai Batang

Penulis -

Kamis, 1 Agustus 2019 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Sekelompok pemuda Batung Panjang yang berhimpun di Komunitas Pemuda Generasi Hamka atau KPGH Tanjung Raya, Kabupaten Agam berlibur menggunakan ponton atau alat transportasi danau, Rabu (31/7). Selain berlibur, kegiatan tersebut juga bertujuan melakukan surve terhadap kondisi danau serta tepian pantai di sepanjang Nagari Sungai Batang.

“Sejauh pengamatan kami, kondisi danau sudah mulai membaik dibanding beberapa waktu belakangan. Meski demikian, kondisi buruk bisa saja datang pada waktu yang tidak bisa diprediki,” ungkap Ketua Harian KPGH Tanjung Raya, Fauzi kepada Prokabar.com, Kamis (1/8).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia melanjutkan sebagai putra danau jelas akan memanfaatkan Danau Maninjau sebagai tempat usaha perekonomiannya. Meski demikian, ketergantungan danau ini bisa dikurangi dengan mengembangkan Destinasi Wisata. “Kebetulan Jorong Batung Panjang, Kanagarian Sungai Batang ini merupakan kampong Halaman Buya Hamka. Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka yang menjadi pusat kunjungan wisatwan Malaysia, berada tepat kami tinggal. Namun sayang, kami belum mampu mengelola dan mengenbangkannya lebih baik lagi,” ujarnya.

Melalui Komunitas yang telah mendapat dukungan Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, pemuda-pemudi beserta seluruh lapisan Jorong Batung Panjang mulai pergerakan. Sejumlah situs lainnya seperti Khutub Chanah, Surau Tua, Masjid Inyiak Dr dan Makam para Ulama terdahulu, mulai dikembangkan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Sungai Batang ini merupakan pusat perkembangan dan pendidikan Islam dahulunya. Nenek Moyang Buya Hamka itu adalah ulama hebat dan besar mengembangkan Islam di sini dahulunya. Penyebaran Islam semakin baik di Kabupaten Agam melalui Ulama-ulama tersebut,” terang Fauzi.

Kita berharap lanjut Fauzi, Destinasi Wisata Reliqius Kampung Buya Hamka dapat kita wujudkan. Kita akan melangkah berlahan-lahan untuk melakukan tahapan pembangunan mental dan intelektual masyarakat. Untuk pembangunan fisik, kita serahkan kepada Pemerintah Nagari dan Pemerintah Kabupaten Agam. “Semoga apa yang kita cita-citakan dapat terwujud. Yakni memulai pergerakan dengan membangkitkan marwah Buya Hamka di tengah-tengah masyarakat. Membantu Pemerintah Daerah semaksimal mungkin, sehingga program yang dirancangnya dapat berjalan sesuai harapan nantinya,” pungkas Ketua Harian KPGH Tanjung Raya tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB