Dana Silpa di Nagari Jadi Legislator Tanah Datar

Penulis -

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Legislator Tanah Datar menyorot dana sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang cukup besar di nagari sejak 2016.

“Hampir seluruh pemerintahan nagari mengalami Silpa yang cukup besar, bahkan ada silpa abadi yang terjadi sejak 2016. Hal ini tentu akan mengganggu kinerja pemerintahan nagari,” ucap Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra saat Musrenbang Kecamatan Sungayang, kemarin.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia mengharapkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk dapat membenahi hal ini karena masyarakat beranggapan pemnag tidak dapat menggunakan anggaran yang telah disediakan.

“Ada dana yang masuk ke nagari tapi tidak bisa digunakan karena bukan menjadi kewenangan nagari akibat regulasi yang berubah,” tutur Anton.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu, Camat Sungayang Yetriwel mengatalan, pembangunan di nagari harus diutamakan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pengamalan agama, adat, dan budaya, pengentasan kemiskinan dan pembelian.

Kemudian, peningkatan infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang baik, lingkungan hidup dan bencana alam. Kemudian Pengembangan pariwisata, pertanian, dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Ketua Tim Musrenbang Pemkab Tanah Datar Nofenril berharap Musrenbang kecamatan dapat mempertimbangkan semua aspek serta prioritas dalam pelaksanaan pembangunan sehingga program pembangunan memang menerima manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ikut hadir dalam musrenbang Anggota DPRD Nurhamdi Zahari, Surva Hutri, Azwar Rabain, dan Beni Apero, Kepala Dinas Pertanian Yulfiardi, pimpinan OPD, para Wali Nagari, dan tokoh masyarakat. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB