Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Peristiwa

Dana Desa Obati Penganggur


Padang, Prokabar – Dana desa yang Rp 800 miliar untuk 928 desa di Sumbar bagai obat bagi pengangguran pedesaan.

Betapa tidak, hampir 5000 orang pengangguran, setengah pengangguran atau ayah-ayah miskin di desa didatangi lapangan kerja dengan upah rata-rata didapat Rp3.5 juta selama satu dua bulan. Total dana untuk mereka Rp160 miliar lebih untuk semua nagari di Sumbar.

Baca Juga :  Pulang Kampung, Perantau Tungkar Disambut Siriah Carano

Dana untuk upah itu berasal dari Rp560 miliar dana proyek fisik desa yang dikucurkan pusat dan dikelola oleh provinsi. Total dana sebenarnya Rp 800 miliar namun untuk fisik hanya 70 persen sisanya untuk proyek non fisik di nagari.

“Mantap mau puasa ada kerja,” kata Wandra dari Pessel, tadi.
Dana desa itu kata Rahmat dari Agam sangat bermanafaat.
Pemprov Sumbar memamg sedang giat melaksanakan program Padat Karya Tunai. Kerja selesai tiap sore, tiap sore pula upah dibayar. (nrs)

Berani Komen Itu Baik

To Top