Padang, Prokabar – Tiga kali gempa yang mengguncang Mentawai mengakibatkan kerusakan pada sebuah Puskesmas dan juga sebuah Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Informasi ini diperoleh dari salah seorang staf di Dinas Sosial Provinsi, Yudi AW, senin (29/8) siang.
Gempa juga membuat warga yang berada di pinggir pantai naik ke kawasan perbukitan. Gempa sendiri terasa kuat di kawasan siberut, seperti siberut utara dan barat. Sementara untuk kerusakan terjadi pada Puskesmas di Siberut Barat dan SMP Negeri 3.
Kepala dusun di Desa Betaet juga telah mendapatkan arahan dari Pemda setempat untuk tidak berdiam diri dan mengarahkan warga ke arah perbukitan yang biasa disebut warga kawasan gunung.
Kondisi saat ini disebut Yudi relatif aman, sebagaimana yang diperoleh dari grup tagana dan juga dinas sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Sebagian warga telah turun kembali, dan sebagian lainnya masih berjaga jaga dan mengungsi ke perbukitan,” sebut Yudi AW.
Dari tiga kali gempa yang melanda mentawai Senin (29/8), gempa terkuat terjadi pada pukul 10:29 WIB dengan kekuatan 6.4 SR dengan Kedalaman 10 Kilometer, pada Koordinat: 0.99 LS-98.53 BT (161 km Barat Laut KEP-MENTAWAI-SUMBAR. BMKG juga telah merilis gempa tidak berpotensi tsunami. (Adh)
















